Terdakwa Kurir Sabu Ternyata Pernah Loloskan Sabu 6 Kg dari Malaysia Melalui Tanjungbalai

Terdakwa kurir sabu 5 kg Mohd Azis Ardi (46) jaringan internasional via Malaysia-Medan dimulai di Pengadilan Negeri Medan

Terdakwa Kurir Sabu Ternyata Pernah Loloskan Sabu 6 Kg dari Malaysia Melalui Tanjungbalai
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kurir sabu 5 kg Mohd Azis Ardi (46) jaringan internasional via Malaysia-Medan dimulai di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kurir sabu 5 kg Mohd Azis Ardi (46) jaringan internasional via Malaysia-Medan dimulai di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (6/12/2019).

Terdakwa merupakan warga Mesjid I Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang. Dimana sebelumnya terdakwa juga sudah pernah meloloskan pengiriman 6 kg dari Malaysia.

"Dari pengakuan terdakwa Azis ini sudah yang kedua kalinya. Yang pertama berhasil menjual 6 kg dengan upah Rp 35 juta masih di tahun 2019," kata saksi kepolisian Maruli.

Terdakwa Azis terlihat santai sebelum dibacakannya dakwaan. 

Dalam pembacaan dakwaan JPU Randi Tambunan menyebutkan bawa  bermula petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman sabu-sabu dalam kapasitas besar yang datang dari Malaysia ke Kota Medan.

"Selain itu, petugas juga mendapatkan informasi bahwa terdakwa ada memiliki sabu-sabu di rumahnya," tutur Randi dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Riana Pohan.

Lalu, atas informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah terdakwa yang berada di Jalan Mesjid I Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.

"Saat penggeledahan di rumah milik terdakwa tepatnya di lantai kamar tidur, petugas menemukan 1 buah tas ransel yang di dalamnya terdapat 5 bungkus kemasan merk Chinese Tea Gift warna merah yang berisikan sabu-sabu dengan berat keseluruhan seberat 5 kg," kata Jaksa Randi.

Kemudian saat diinterogasi petugas, terdakwa mengaku bahwa sabu tersebut diperoleh dari Apek (DPO) warga Negara Malaysia di daerah Coket Kuala Lumpur Malaysia.

Serta akan diserahkan kepada pembeli yang berada di Kota Medan dengan upah yang akan terdakwa terima sebesar Rp 35 juta per-kilogramnya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved