Dilaksanakan di 3 Benua, Begini Cara Anak Muda Medan Peringati Climate Action Day

Khusus di kota Medan terdapat beberapa kegiatan edukatif seperti workshop pembuatan kompos, kampanye tukar pakaian serta beberapa stand

Dilaksanakan di 3 Benua, Begini Cara Anak Muda Medan Peringati Climate Action Day
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN
Kemeriahan Climate Action Day di Avros Park Jalan Avros Nomor 60B, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (7/12/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dipelopori oleh anak muda yang tergabung dalam United Evalengical Missions (UEM) Perayaan Peringatan Climate Action Day disemarakkan dengan berbagai kegiatan edukatif di bertajuk Zero Waste di Avros Park Jalan Avros Nomor 60B, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (7/12/2019).

Ketua panitian, Sophia Anggraita mengatakan kegiatan ini, rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk mengkampanyekan peduli iklim.

"Climate Action Day adalah acara tahunan UEM karena ada keperhatian khusus terhadap krisis iklim dan lingkungan. Kegiatan ini dilaksankan juga di tiga benua Eropa, Afrika, sama Asia," katanya.

Khusus di kota Medan terdapat beberapa kegiatan edukatif seperti workshop pembuatan kompos, kampanye tukar pakaian serta beberapa stand yang menjual barang-barang yang ramah lingkungan seperti sabun organik, pipet bamboo dan lainnya.

"Kegiatan ini serentak dilaksanakan di Afrika dan Asia. Kalau yang di Jerman mereka nggak bisa hari ini, jadi pindah ke tanggal 30 November. Pokoknya kegiatan ini setiap minggu pertama di bulan Desember kita laksanakan," katanya.

Ia mejelaskan bahwa UEM merupakan organisasi berbasis keagamaan, yang juga fokus pada isu-isu iklim dan lingkungan. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini agar anak muda dlmendapat wawasan tentang peduli lingkungan yang bisa dimulai dari diri sendiri.

"Selain itu kita juga adakan lomba fotografi, games, zero waste bazar dan lainnya. Yang menjadi perhatian penting kita di acara ini juga tentang sampah tekstil yang kerap diabaikan. Kalau punya baju yang udah enggak disukai ya tinggal dirombak menjadi barang yang lebih bernilai atau ditukar saja, karena dampah tekstil utu juga bahaya," katanya.

Konsentrasi anak muda peduli lingkungan dapat dilihat di stand tukar pakaian, terlihat ratusan pakaian yang masih layak pakai siap.bertemu dengan pemilik baru.

"Ada yang jual pupuk, sabun organik, dan produk alami lainnya. Kita bersyukur nyatanya banyak anak muda Medan yang sudah peduli dan tanggap dengan isu-isu lingkungan ini. Saya harap ditahun depan semakin banyak anak muda, komunitas da organisasi yang terlibat dalam acara ini," katanya

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved