Pencuri Motor Tertangkap Berkat Nyanyian Penadah

Setelah diinterogasi pria tersebut merupakan penadah sepeda motor milik korban yang ia beli dengan harga miring dari dua orang pelaku.

Pencuri Motor Tertangkap Berkat Nyanyian Penadah
TRIBUN MEDAN/HO
Penadah, Riski Bayu Hasibuan (kiri) dan pelaku pencurian sepeda motor M Rizky Hermawan (kanan) bersama barang bukti kasus pencurian sepeda motor saat dipaparkan di halaman Polsek Kota Kisaran, Sabtu (7/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Personel Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran akhirnya berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit sepeda motor Vario Techno 150 warna hitam BK 5315 VBK, milik Salma (49) warga Jalan Gambas, Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur.

Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo menyebutkan kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kepada polisi telah kehilangan satu unit sepeda motor pada 23 November 2019 lalu.

"Setelah ada laporan, personel kami melakukan penyelidikan ke lapangan. Hari Kamis (5/12/2019) sekitar jam 20.00 malam, mendapati kereta atau sepeda motor milik korban terparkir di salah satu rumah warga di Jalan Langsat, Lingkungan IV, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur," ungkap Eddy, Sabtu (7/12/2019).

Ditambahkan Eddy, petugas pun mendatangi pemilik rumah yang akhirnya diketahui bernama Riski Bayu Hasibuan (29). Setelah diinterogasi, pria tersebut merupakan penadah sepeda motor milik korban yang ia beli dengan harga miring dari dua orang pelaku.

Dari keterangan pria yang biasa disapa Riki, ciri-ciri pelaku salah satunya memilik tato di tangan kanan dan kaki sebelah kanan. Berdasarkan pengakuan itu, maka dilakukan pencarian terhadap pelaku.

Berselang beberapa jam kemudian polisi mengamankan seorang pemuda sesuai ciri-ciri dimaksud, bernama Muhammad Risky Hermawan (19) warga Jalan Mentimun, Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur.

Dihadapan petugas, Risky Hermawan mengakui sebagai pencuri sepeda motor korban. Dari keterangannya, ia melakukan pencurian tidak sendirian, melainkan dengan seorang temannya.

"Sebelumnya, tersangka yang berboncengan dengan temannya naik Vario warna hitam tanpa plat, melintas di depan rumah korban dan melihat ada sepeda motor parkir di teras rumah," sebutnya.

Dirasa suasana memungkinkan, kedua pelaku lalu melakukan pencurian dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor milik korban secara paksa, menggunakan kunci T. Namun, mesin sepeda motor tidak bisa dihidupkan setelah kunci T yang mereka bawa patah.

"Jadi karena kunci T-nya patah. Tersangka bersama temannya mendorong sepeda motor tersebut. Beberapa hari kemudian menjual sepeda motor hasil curian itu kepada penadah," ucap Eddy.

Identitas pelaku lainnya telah dikantongi, dan polisi kini masih memburu rekan tersangka yang turut melakukan pencurian sepeda motor milik korban. Sedangkan Risky Hermawan maupun sang penadah masih menjalani proses hukum di Polsek Kota Kisaran.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved