Tanamkan Cinta Budaya kepada Milenial, Aras Community Pameran Seni Rupa di Mall

Kami ingin memberi warna yang baru untuk Kota Medan, terkhusus dalam dunia seni rupa

Tanamkan Cinta Budaya kepada Milenial, Aras Community Pameran Seni Rupa di Mall
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Suasana Pameran Seni Rupa oleh Aras Community di Pusat Perbelanjaan Manhattan Times Square, Jalan Gatot Subroto Nomor 217, Medan Sunggal, Minggu (8/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Jika biasanya perupa adakan pameran di galeri, museum, kampus dan lainnya. Maka sekumpulan perupa muda yang tergabung dalam Aras Comunity memilih cara unik dengan mengadakan pameran seni rupa di Pusat Perbelanjaan Manhattan Times Square, Jalan Gatot Subroto Nomor 217, Medan Sunggal, Minggu (8/12/2019).

Mengusung konsep bertajuk menabur warna, ketua Panitia Samuel Joan Parasian Siregar mengatakan lokasi pameran sengaja dilakukan di Mall, agar dapat dinikmati langsung oleh milenial. 

"Konsep kami bebas, tapi memang banyak lukisan dengan tema kebudayaan. Karena sekarang kecendrungan anak muda lebih kenal dengan budaya luar, jadi ini singkron dengan lokasi kita di Mall, dengan kita hadirkan lukisan yang banyak menyinggung budaya Sumut, diharapkan anak milenial yang doyan ngemall bisa teredukasi," katanya.

Benar saja, sebelum pameran resmi dibuka, pengunjung mall sudah terlihat mengantre. Bahkan beberapa pengunjung sudah sibuk mengambil gambar. Samuel menjelaskan tema menabur warna diartikan sebagai simbol semangat berkesenian bagi perupa Medan.

"Dalam pameran kali ini kita memberi tema Menabur Warna. Sejalan dengan tujuan Aras sendiri, dimana kami ingin memberi warna yang baru untuk Kota Medan, terkhusus dalam dunia seni rupa. Diharapkan dengan warna-warni yang kita tabur akan lebih menambah keindahan estetika wajah kota Medan, 

dan khususnya masyarakat kota Medan itu sendiri," katanya.

Selain dimanjakan dengan puluhan lukisan, pengunjung juga dapat menyaksikan live painting, penampilan sastra, dan dapat mengikuti workshop membuat patung clay secara gratis.

Ia mengatakan pameran ini juga bertujuan untuk Amal. Dengan mengusung subtema menghidupkan semangat dengan warna, hal tersebut katanya sejalan dengan misi para perupa dalam pameran kali, yakni saling berbagi.

"Dalam hal ini, konsep amal akan diwujudkan melalui hasil penjualan karya, dengan kata lain terdapat 

titipan harapan akan hidupnya pasar seni di kota Medan, karena dengan terbangunnya pasar seni tersebut, dapat 

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved