TRIBUNWIKI

4 Tempat Wisata Religi di Medan yang Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial

Keempat tempat ini tak usah dipertanyakan lagi ketenarannya, karena empat tempat wisata religi ini sudah tersohor hingga manca negara.

4 Tempat Wisata Religi di Medan yang Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Wisatawan foto bersama dengan latar belakang bangunan bersejarah Masjid Raya Al-Mashun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/8/2019).Tribun Medan/RIski Cahyadi 

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Kota Medan selain terkenal dengan kulinernya, juga terkenal dengan tempat-tempat wisata religi. Ada empat tempat wisata religi dengan bangunan tua dan sudah ada semenjak zaman Kolonila Belanda.

Keempat tempat ini tak usah dipertanyakan lagi ketenarannya, karena empat tempat wisata religi ini sudah tersohor hingga manca negara.

Selain itu, keempat tempat wisata religi ini, memiliki konsep arsitektur yang unik dan indah serta sangat instragamable. Empat tempat wisata religi itu terdiri dari Masjid Raya Kota Medan, Gereja Graha Maria Annai Velangkanni, Kuil Shri Mariamman, dan Vihara Setia Budi Medan. Berikut penjelasannya. 

1.      Kuil Shri Mariamman

Kuil Shri Mariamman merupakan kuil Hindu tertua di Sumatra Utara dan Kuil ini adalah kuil pertama yang dibangun oleh masyarakat keturunan India di Medan, atas inisiatif Rengga Sani Naiger. Kuil Shri Mariamman berada di Jalan, Teuku Umar No.18, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kuil Shri Mariamman dibangun pada tahun 1881. Namun,Kuil ini telah mengalami dua kali pemugaran, hingga kini menjadi bangunan kuno yang menawan. Kurang lebih tahun 90 -an Kuil ini direnovasi dan diresmikan kembali pada 23 Oktober 1991 oleh Gubernur Sumut pada masa itu, Raja Inal Siregar. 

Kuil Shri Mariamman
Kuil Shri Mariamman (TRIBUN MEDAN /Aqmarul Akhyar)

Kuil Shri Mariamman hingga saat ini masih aktif dan sering digunakan oleh masyarakat beragama Hindu untuk bersembahyang. Selain sebagai tempat bersembahyang, kuil Shri Mariamman juga digunakan sebagai objek wisata sejarah dan religi di Kota Medan. Terlihat prasastinya di depan kuil yang merupakan  batu prasasti peresmian oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan sebagai tempat objek wisata sejarah di Kota Medan

Hal ini terbukti, banyak wisatawan lokal dan manca negara berkunjung ke kuil tersebut. Para wisatawan berkunjung tak hanya sekedar melakukan ibadah, melainkan berkunjung menikmati keunikan dan keindahan bangunan dari Kuil Shri Mariamman. Terlihat dari pintu gerbangnya yang dihiasi sebuah gopuram, yaitu menara bertingkat, yang biasanya dapat ditemukan di pintu gerbang kuil-kuil Hindu dari India Selatan atau semacam gapura.

Selain itu, di dalam kuil ini juga para wisatawan dapat melihat patung-patung dewa, Dewa Wisnu, Dewa Syiwa, dan Dewa Brahma. Kemudian, tempat-tempat untuk berdoa kepada dewa, dan  di dinding-dinding ruangan juga berhiaskan ukiran-ukiran khas dari India. lalu, beberapa ornamen patung-patung dewa pun menghiasi atap-atap kuil ini.

Di bagian tengah, para wisatawan dapat melihat  ruangan untuk bersembahyang, tempat patung dewi Shri Mariamman. Tak hanya patung Dewi Shri Mariamman saja yang ada di kuil ini, namun pengunjung dapat menemukan patung Dewa Ganesha dan dewa-dewa yang ada dalam kisah Ramayana. Letak patung Ganesha dan dewa-dewa lainnya tidak jauh dari altar dewi Shri Mariamman.

Halaman
1234
Penulis: Aqmarul Akhyar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved