Tongging Punya Lokasi Penerbangan Paralayang Terbaik di Indonesia
Tim olahraga paralayang asal Kabupaten Karo, Kuliki Paralayang, menggelar penerbangan awal di pinggiran Danau Toba.
Penulis: Muhammad Nasrul |
TRIBUN-MEDAN.com - Tim olahraga paralayang asal Kabupaten Karo, Kuliki Paralayang, menggelar penerbangan awal di pinggiran Danau Toba.
Tim yang baru dibentuk ini, tujuh dari 10 anggotanya baru mendapat lisensi sebagai penerbang belum lama ini.
Pelatih yang ikut mendampingi penerbangan kali ini Adi Mustika, mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi semangat dari putra daerah Karo ini. Dirinya menyebutkan, ini merupakan latihan perdana setelah para anggota Kuliki Paralayang mendapat lisensi di Puncak Bogor.
"Saya melihat antusiasme putra daerah ini sangat bagus. Dan ini merupakan latihan perdana, untuk membiasakan anak-anak terbang di daerahnya sendiri. Meskipun mereka susah mendapatkan lisensi, tapi tetap masih kita dampingi dulu, kalau sudah nyaman baru kita lepas," ujar Adi, saat ditemui di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Selasa (10/12/2019).
Melihat lokasi penerbangan yang ada di Tongging, dirinya menilai sebenarnya lokasi tersebut memiliki potensi yang bagus.
Pasalnya, terdapat beberapa titik yang dapat dijadikan lokasi untuk lepas landas. Dirinya juga mengungkapkan, selama beberapa kali terbang di berbagai wilayah, ia mengakui Tongging merupakan salah satu lokasi penerbangan yang terbaik di Indonesia.
"Menurut saya pribadi, di Tongging ini sangat bagus potensinya, saya juga sudah beberapa kali melakukan penerbangan di sini. Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan potensi yang ada, baik dari anak-anaknya dan dibantu dukungan dari pemerintah," katanya.
Melihat potensi dan semangat dari putra daerah ini, dirinya berharap agar dunia paralayang di Kabupaten Karo dapat berkembang. Untuk itu, dirinya juga berharap agar pemerintah daerah ikut ambil andil dalam membantu perkembangan olahraga yang mengandalkan angin ini.
"Kami berharap instansi setempat ikut membantu majunya olahraga ini, seperti pengembang perlengkapan. Karena anak-anak ini, dapat membantu pemerintah dalam sektor pariwisata," ucap pria berbaju abu-abu itu.
Pria asal Sumatera Barat ini menambahkan, dirinya sangat optimis jika lokasi ini dikembangkan dengan baik, maka akan membawa dampak baik bagi kemajuan paralayang dan Kabupaten Karo. Karena, nantinya tak hanya pilot-pilot lokal saja yang akan datang, bahkan pilot dari mancanegara bisa juga melirik lokasi ini sebagai tempat terbang. (cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kuliki_paralayang_club.jpg)