Pegawai Anak Usaha Garuda Ungkit Kebobrokan Ari Askhara, Kesal Gapura Angkasa jadi 'Tong Sampah'

Edi menuturkan kebijakan tersebut membuat sistem Gapura Angkasa terganggu dan menjadi berantakan.

Tangkap Layar kanal YouTube ILC
Eks Dirut Garuda, Ari Askhara dan pegawai Gapura Angkasa, Edi Lesmana 

"Selama ini, selama kepemimpinan Pak AA ini, Gapura ini menjadi tong sampah," tutur Edi.

"Tong sampahnya apa? setiap ada orang yang punya kesalahan dibuangnya ke Gapura."

"Contoh ada jabatan VP yang tidak cocok dengan dia maka dibuang ke Gapura, VP di Garuda itu gajinya Rp 46 juta, di Gapura tidak ada yang gajinya segitu," jelas dia.

"Jadi selama tiga bulan dia di Gapura, digaji sebanyak Rp 46 juta sehingga membuat sistem di kami ini menjadi berantakan," imbuhnya.

Edi juga menuturkan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Gapura Angkasa tidak dapat menerima orang luar secara mudah masuk ke perusahaan. 

Namun justru Ari Askhara memerintahkan Direktur Personalia Garuda, yakni Heri Akhyar untuk melakukan pemindahan tugas pegawai.

"Sementara kami punya PKB, tidak bisa menerima orang luar langsung masuk seperti itu," terang Edi.

"Karena PKB kita mem-protect orang luar masuk ke sini tanpa alasan apapun."

"Tapi anehnya si AA ini memerintahkan Direktur Personalianya inisialnya HA memerintahkan masuk ke Gapura," tambahnya.

Direktur Utama, Ari Askhara dan Direktur Personalia, Heri Akhyar.
Direktur Utama, Ari Askhara dan Direktur Personalia, Heri Akhyar. (garuda-indonesia.com)

Tidak hanya itu, pegawai yang berasal dari cucu perusahaan Garuda juga masuk ke Gapura Angkasa dan menjabat sebagai VP.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved