Pegawai Pasar Horas Tak Gajian 3 Bulan, Dirut Akui Alami Defisit Hanya Mampu Bayar Sebulan

Desember ini gaji karyawan akan dicairkan. Namun, hanya untuk gaji satu bulan.

Pegawai Pasar Horas Tak Gajian 3 Bulan, Dirut Akui Alami Defisit Hanya Mampu Bayar Sebulan
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya Kota Pematangsiantar Bambang Wahyono saat ditemui di Universitas Nomensen Kota Pematangsiantar, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya Kota Pematangsiantar Bambang Wahyono mengakui pihaknya mengalami defisit. Ia mengatakan memang sudah dua bulan pegawai tidak mendapatkan gajian.

Ia mengatakan dalam bulan Desember ini gaji akan dicairkan. Namun, ia mengatakan hanya dapat memberikan satu bulan gaji.

"Bulan 12 ini dicairkan. Kalau kita bayar cuma satu bulan. Sebelum saya masuk kan memang sudah defisit. Satu bulan saja dicairkan. Beberapa hari ini akan digaji," katanya usai mengikuti kegiatan di Universitas Nomenssen Kota Pematangsiantar, Rabu (11/12/2019).

Saat disinggung tentang pendapatan dari kios dan parkir, Bambang mengatakan memang ada peningkatan. Namun, pendapatan lebih kecil dibanding pengeluaran.

"Pendapatan kita lebih kecil daripada pengeluaran. Kalau itu memang ada meningkat dari parkir dan lain-lain. Tapi belum bisa mengubah angka secara signifikan. Kita motivasi bekerja di tempat lain lagi," katanya.

Ia mengaku pengeluaran di PD PHJ lebih banyak habis untuk menggaji para pegawai. Sehingga, sudah melakukan motivasi kepada para pegawai untuk mencari pekerjaan di luar sana. Katanya, sudah ada 27 dari 340 pegawai yang mengundurkan diri.

"Memang pembengkakan gaji pegawai. Sudah over. Saya masuk, ada 340 pegawai. Ada 27 keluar dengan baik-baik. Untuk menekan angka pengeluaran juga saya tidak mengambil mobil dinas untuk memangkas pengeluaran operasional," katanya seraya mengungkapkan untuk periode sebelumnya ada anggaran untuk mobil dinas direksi.

Saat disinggung tentang tudingan pungutan liar yang diungkap pegawai PD PHJ di DPRD Siantar, Bambang mengatakan selama menjabat belum membuka perekrutan. Ia mengatakan pungutan liar terhadap perektutan terjadi pada periode pejabat sebelumnya.

"Saya enggak ada pungli-pungli. Enggak ada masuk pegawai. Sekarang kalau kita bicara yang lalu agak sulit," katanya.

Ia mengatakan sudah melaporkan pegawai yang melarikan uang retribusi kios ke polisi.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved