Jurnalis Gelar Aksi Damai di DPRD, Minta Wakil Rakyat Panggil Pejabat Polresta Deliserdang

Jurnalis Deliserdang melakukan aksi unjuk rasa damai di kantor DPRD Deliserdang, Kamis (12/12/2019).

Jurnalis Gelar Aksi Damai di DPRD, Minta Wakil Rakyat Panggil Pejabat Polresta Deliserdang
Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Jurnalis melakukan aksi damai di depan kantor DPRD Deliserdang Kamis, (12/12/2019). 

Jurnalis Gelar Aksi Damai di DPRD, Minta Wakil Rakyat Panggil Pejabat Polresta Deliserdang

TRIBUN-MEDAN.com - Jurnalis Deliserdang melakukan aksi unjuk rasa damai di kantor DPRD Deliserdang, Kamis (12/12/2019).

Aksi itu dilakukan usai digelarnya paripurna istimewa pengambilan sumpah Pimpinan DPRD Deliserdang.

Kedatangan Jurnalis ini terkait masalah hukum yang dialami oleh dua orang wartawan, masing-masing Fani Ardana dan Hulman Situmorang di Polresta Deliserdang.

Koordinator Aksi, Batara Sidik Tampubolon, menjelaskan kedatangan jurnalis ke kantor DPRD untuk mendesak para wakil rakyat yang membidangi masalah hukum, supaya memanggil Polresta Deliserdang terkait dugaan kriminalisasi terhadap wartawan.

"Mana buktinya teman kami ini melakukan pencemaran nama baik seperti yang dituduhkan? Hari ini empat pimpinan Dewan sudah dilantik. Tentu kita tahu dalam waktu dekat juga pasti DPRD akan membentuk AKD. Setelah Komisi A (membidangi hukum) telah terbentuk nanti, maka kami meminta agar Polresta bisa dipanggil untuk didengar komentarnya atas kasus yang dialami rekan wartawan," kata Batara.

Batara menilai ada kekeliruan yang dilakukan kepolisian dalam menangani kasus ini. Dianggap bahwa jurnalis dalam bekerja dilindungi oleh UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

"Mengapa setelah dibuat laporan konseling oleh pelapor, dua rekan kita langsung dipanggil. Mekanisme penyelesaian sengketa terkait pemberitaan sudah ada mekanismenya diatur di UU Pers. Apalagi sekarang ini sudah ada juga MoU yang dibuat antara Dewan Pers dengan Kapolri. Yang dipersoalkan adalah masalah isi berita? Gunakan dong hak jawab lebih dulu, jangan main panggil-panggil saja wartawannya apalagi dipanggil atas nama pribadinya," kata Batara.

Saat melakukan aksi ini awak media ditemui oleh Kabag Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD, Buyung Hasibuan.

Saat itu Buyung menjelaskan para wakil rakyat tidak dapat menemui karena memang sedang rapat untuk pembahasan AKD.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved