Raih Medali Perak SEA Games 2019, Ayah Egy Berharap Anaknya Dapat Perhatian Pemerintah
Dua anak Medan yakni Firza Andhika dan Egy Maulana Vikri berhasil menyabet medali perak pada ajang SEA Games 2019 di Filipina.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua anak Medan yakni Firza Andhika dan Egy Maulana Vikri berhasil menyabet medali perak pada ajang SEA Games 2019 di Filipina.
Mereka membawa tim sepak bola Indonesia ssebagai runner up setelah kalah dari Vietnam di partai final.
Meski dua anak Medan itu sukses meraih medali perak, perhatian dari Pemerintah Sumut maupun Kota Medan tidak ada.
Ayah Egy, Syarifuddin mengaku miris terhadap pemerintah yang kurang perhatian terhadap anaknya.
Menurut Syarifuddin, anaknya sudah berusaha membawa nama negara dan bawa nama tanah kelahirannya bertarung di ajang SEA Games.
Setidaknya pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap anaknya.
"Kadang kita merasa miris juga dengan pemerintah di Medan ini. Seperti kurang peduli terhadap atlet yang berprestasi. Seperti kemarin di daerah lain, ada pemain yang bawa juara Piala AFF mereka dikasih rumah dan lainnya dari pemerintah. Tapi di Medan tidak ada, anggap biasa saja. Makanya banyak pemain memilih pindah ke daerah lain karena tidak ada perhatian dari pemerintah di sini," kata Syarifuddin.
Syarifuddin berpesan kepada Pemerintah khususnya di Sumut lebih peduli terhadap pemain yang berprestasi.
Mengingat selama ini, ia menilai pemerintah di Medan kurang memberikan apresiasi kepada atlet yang berprestasi bawa nama negara.
"Yang pasti harapannya tolong lah pemerintah lebih peduli kepada atlet yang berprestasi. Mereka kan sudah berjuang bawa nama negara juga, setidaknya ada lebih perhatian lagi lah," ungkapnya.
Syarifuddin sebelumnya sangat berhasrat Timnas Indonesia bisa membawa medali emas.
Mengingat ia sempat bernazar membuat syukuran di kediaman Egy dengan mengundang anak yatim.
"Kemarin sudah ngobrol juga sama Egy, kalau juara Timnas saya bernazar untuk buat syukuran. Kami mau buat kenduri mengundang tetangga dan anak yatim atas kemenangan Timnas nanti. Karena kalau setiap naik tingkat kami selalu itu buat syukuran. Doa anak yatim ini lebih makbul dan bagus juga kalau ada niat baik," katanya.
(lam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ayah-egy-syarifuddin-baju-biru-saat-menyaksikan.jpg)