Berita Foto: Rudi Ahong Gunawan Memberikan Coaching Clinic Kepada Staf Tribun Medan

Ahong yang juga dijuluki KOKO (king of KO) ini pun mengajarkan cara melepaskan diri dengan mudah.

Berita Foto: Rudi Ahong Gunawan Memberikan Coaching Clinic Kepada Staf Tribun Medan - 14122019_jujitsu_danil_siregar-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Atlet Jujitsu Indonesia Rudy Ahong (kanan) memperagakan teknik kuncian saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Jumat (14/12/2019).
Berita Foto: Rudi Ahong Gunawan Memberikan Coaching Clinic Kepada Staf Tribun Medan - 14122019_jujitsu_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Atlet Jujitsu Indonesia Rudy Ahong (kiri) memperagakan teknik kuncian saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Jumat (14/12/2019).
Berita Foto: Rudi Ahong Gunawan Memberikan Coaching Clinic Kepada Staf Tribun Medan - 14122019_jujitsu_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengurus Besar Jujitsu Indonseia (PBJI) Sumatera Utara memberikan cinderamata kepada Business General Manager Tribun Medan Setiawan saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Jumat (14/12/2019).
Berita Foto: Rudi Ahong Gunawan Memberikan Coaching Clinic Kepada Staf Tribun Medan - 14122019_jujitsu_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengurus Besar Jujitsu Indonseia (PBJI) Sumatera Utara foto bersama kepada Business General Manager Tribun Medan Setiawan saat melakukan kunjungan ke Kantor Tribun Medan, Jumat (14/12/2019).

TRIBUN-MEDAN.COM - Petarung kelas Welter One Pride MMA (Mixed Martial Art) Rudi Ahong Gunawan hadir memberikan coaching clinic kepada sejumlah staf saat berkunjung ke kantor redaksi Tribun Medan, Sabtu (14/12/2019). Ahong yang datang bersama Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Sumut ini turut memperlihatkan beberapa teknik untuk bisa mempertahanan diri saat menghadapi sejumlah serangan tak terduga.

Salah satunya adalah cara bagaimana melepaskan diri jika secara tiba-tiba ada orang yang berusaha mencekik leher kita. Ahong yang juga dijuluki KOKO (king of KO) ini pun mengajarkan cara melepaskan diri dengan mudah. Sebagai petarung, Ahong yang juga pernah memegang sabuk juara (champion) untuk kelas Welter weight ini mengaku tetap menjunjung tinggi ilmu padi.

Karena itu , jika tidak benar-benar terpaksa, seorang petarung sejati tidak perlu sampai harus mempelihatkan kemampuannya. Justru petarung yang pernah 3 kali memecahkan rekor KO tercepat di kelas welterweight One Pride MMA ini menyarankan lebih baik mengalah. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved