Nyawa Ayah Kandung Melayang usai Adu Jotos dengan Anak yang Pulang Mabuk-mabukan

Setibanya di rumah, terjadi perdebatan bersama ayahandanya yakni JW. Tak terelakkan, keduanya ribut besar hingga adu jotos.

Nyawa Ayah Kandung Melayang usai Adu Jotos dengan Anak yang Pulang Mabuk-mabukan
IST/POLSEK TOMBATU
RW, pelaku penganiayaan ayah kandung berujung maut saat berada di Kantor Polsek Tombatu. 
TRIBUN-MEDAN.com - Kisah pilu penganiayaan ayah kandung berujung kematian dialami JW (53). JW dianiaya anaknya sendiri RW (19) hingga berujung maut. 

Keduanya yakni warga Desa Molompar Dua Kecamatan Tombatu Timur Jaga 4 Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), diketahui sempat terjadi pertengkaran hebat, dikarenakan anaknya pulang dengan keadaan sudah mengonsumsi minuman keras (Miras) jenis captikus.

Kejadian tersebut berdasarkan laporan kepolisian yakni Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tombatu Ipda Nicky Pondalos bahwa memang benar telah terjadi penganiayaan anak kepada orang tuanya, Sabtu (14/12/2019) sekira pukul 06.00 Wita.

"Memang betul telah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan nyawa JW melayang," tukas Kapolsek.

Kejadian tersebut bermula saat RW hendak pulang ke rumah usai meminum minuman keras di luar.

FAKTA BARU Hakim Jamaluddin Didorong 3 Pria Tegap hingga Depan Pintu Rumah Perempuan Ini, Esoknya. .

 

Istri Hakim Jamaluddin Sebut Suaminya Sering Bohong, Kabar Menjemput ke Bandara Tak Bisa Dipastikan

 

TERUNGKAP Pembunuhan Berencana Hakim Jamaluddin, Ini Kata Kapolda Sumut Soal Sosok Pelaku

 

Setibanya di rumah, terjadi perdebatan bersama ayahandanya yakni JW.

Tak terelakkan, keduanya ribut besar hingga adu jotos.

Akibatnya, setelah dilerai oleh istri yang juga sebagai saksi mata, Heppy Wulur (45), korban yang adalah suaminya mengeluh sakit di bagian pinggangnya yang kemudian diikuti rasa nyeri hingga kejang-kejang kemudian pingsan.

"Saya waktu kejadian, berada di dapur. Mendengar perkelahian mereka, sontak saya langsung melihat dan mencoba melerai mereka.

Setelah berhasil dilerai, suami langsung duduk di kursi dan mengeluh dada kirinya sakit dan bagian rusuknya juga. Setelah itu dia kejang dan pingsan," jelas Istri Korban.

Sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat yakni puskesmas Liwutung.

Namun sayang nyawa korban sudah tak tertolong lagi.

Pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.

"Dari hasil pernyataan keluarga korban tak diizinkan untuk diautopsi," tukas Kapolsek.

(Tribunmanado.co.id/Giolano Setiay)

Artikel ini tayang di Tribun Manado dengan judul Kronologi Anak Tega Aniaya Ayah Kandung Berujung Kematian

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved