Sikap Ganjil Mantan Dirut Garuda Ari Askhara saat Masuk ke Kelas Pramugari

Ari Askhara sering masuk ke kelas pramugari hanya untuk mengurus pelatihan para awak kabin.

Sikap Ganjil Mantan Dirut Garuda Ari Askhara saat Masuk ke Kelas Pramugari
YouTube Talk Show tvOne
Pramugari Senior Garuda Indonesia, Yosephine Chrisan Ecclesia 

Sikap Ganjil Mantan Dirut Garuda Ari Askhara saat Masuk ke Kelas Pramugari

TRIBUN-MEDAN.com - Terungkapnya kasus penyelundupan Moge dan juga sepeda dengan harga fantastis membuat nama Ari Askhara jadi perbincangan.

Bahkan satu persatu skandalnya pun diungkap oleh orang yang berbeda-beda, termasuk dalam skandal asmaranya.

Seperti yang baru-baru ini terungkap mengenai praktek pelatihan awak kabin yang membuat heran pramugari senior.

Pramugari senior maskapai Garuda Indonesia, Josephine Ecclesia, mengungkap kejanggalan sikap I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara saat masih menjabat sebagai Direktur Utama.

Josephine Ecclesia mengaku heran, pria yang akrab disapa Ari Askhara itu sering masuk ke kelas pramugari hanya untuk mengurus pelatihan para awak kabin.

Sederet kejanggalan dari tindakan Ari Askhara itu diungkap Josephine Ecclesia dalam tayangan Indonesia Lawyers Club: Garuda Diserempet Moge, Rabu (11/12/2019).

"Sekelas direksi yang sudah dicopot itu bisa keliling-keliling Garuda Training Center untuk masuk ke kelas pramugari," kata Josephine yang juga menjabat sebagai pengurus IKAGI Garuda Indonesia.

Curhatan Pramugari Garuda Indonesia
Curhatan Pramugari Garuda Indonesia

Yosephine lanjut mengatakan, eks Dirut Garuda itu juga menanyakan setiap pramugari apakah sudah mengeyam pendidikan untuk menjadi awak kabin pesawat Boeing 777 atau belum.

Sekadar diketahui, kelas 777 ini memang diperuntukkan bagi para pramugari dan pramugara agar siap melayani di pesawat first class, yakni Boeing 777-300ER yang merupakan pesawat terbaik di kelasnya.

Tapi hal yang paling ganjil adalah Ari juga meminta nomor telepon masing-masing pramugari.

"Menanyakan 'kamu sudah karyawan belum?' Kamu sudah sekolah triple seven belum, kamu sudah bisnis kelas belum, habis itu diminta nomor teleponnya," kata Joshepine.

Menurut Josephine Ecclesia, sikap Ari Askhara itu telah membuat para 

Pramugari menjadi terkotak-kotakkan.

Di antara awak kabin pun membuat kelompok-kelompok sendiri.

"Ini memunculkan adanya oknum-aknum yang bisa tambah timer rating, triple seven, terbang ke Eropa, terus bisa membuat geng."

"Sampai membuka kelas triple seven, khusus untuk kelasnya dia aja."

"Itu tercipta, 'Oh ternyata direksi kita seperti gini," lanjut Josephine.

Selain itu, Josephine juga bercerita mengenai Garuda Indonesia yang kerap mempekerjakan awak kabinnya berlebihan.

Bahkan, Josephine merasa bekerja seperti robot yang kerja dengan sedikit waktu istirahat.

"Seperti sudah publik tahu bahwa Garuda memberikan jam kerja kepada awak kabin seperti robot."

"Penerbangan Melbourne PPP, saat malam hari kita harus kembali lagi ke Jakarta tanpa istirahat malam.

Pramugari itu ada standard minimum dan standard service."

"Standard minimum-nya itu 14 jam, kalau kita mau terbang lebih dari 14 jam, ekstra 2 jam harus ditambah satu awak kabin lagi, tapi tolong diperhatikan human fatigue risk-nya," ungkap Josephine.

Terkait hal itu, Ari Askhara belum memberikan tanggapan apapun hingga saat ini.

Tonton pernyataan Josephine Ecclesia soal eks dirut Garuda Indonesia selengkapanya di bawah ini.

 (Sosok.Id/Andreas Chris Febrianto Nugroho)

 

Artikel ini tayang di Tribunnews dengan judul Terungkap Cara Mantan Dirut Garuda Bertemu Pramugari Cantik, Awak Kabin: Ternyata Direksi Kita Gini

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved