Razia di Rutan Labuhan Deli, Petugas Temukan Puluhan Ponsel dan Pisau

Petugas gabungan dari Tim Rutan, Koramil 10 Medan Labuhan dan Polsek Medan Labuhan melaksanakan razia gabungan.

Razia di Rutan Labuhan Deli, Petugas Temukan Puluhan Ponsel dan Pisau
HO
Petugas gabungan melakukan razia di Rutan Labuhan Deli, Minggu (15/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Petugas gabungan dari Tim Rutan, Koramil 10 Medan Labuhan dan Polsek Medan Labuhan melaksanakan razia gabungan pada kamar-kamar di dalam rumah tahanan (Rutan) kelas IIB, Labuhan Deli, Sabtu (14/12/2019).

Dari hasil razia gabungan tersebut, petugas menyita ponsel sebanyak 60 unit, charger ponsel 30 unit, gunting kuku 4 unit, gunting 15 unit, sendok besi 33 biji, gasper 2 buah, mancis 6 buah, baterai HP 22 unit, headset 11 unit, dan pisau 20 unit.

Karutan Labuhan Deli Nimrot Sihotang didampingi Kepala Pengamanan Rutan Erwin Siregar mengatakan, penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan berlangsung di kamar hunian WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Rutan Kelas IIB labuhan deli yang berada di Blok lantai I, II dan III.

"Untuk total kamar ada 52 yang dirazia. Penggeledahan dilaksanakan terhadap badan dan barang yang berada di kamar hunian," ujarnya.

Masih dikatakan Nimrot, dalam kegiatan razia ini dilakukan sebagai tindaklanjut atas arahan Ibu Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan surat Nomor PAS-PK.02.10.011442 hal Pencegahan dan Penindakan Terhadap Peredaran Gelap Narkoba di UPT Pemasyarakatan tanggal 12 Desember 2019.

"Atas atensi pimpinan tersebut maka kami diperintahkan untuk melakukan langkah-langkah seperti kepala divisi pemasyarakatan turun langsung ke lapas/rutan. Hal ini untuk melakukan razia atau penggeledahan serta membersihkan seluruh Lapas/Rutan di wilayahnya dari HP dan Peredaran Narkoba," jelasnya.

Terkait kegiatan tersebut, lanjutnya, untuk melakukan penguatan integritas dan peneguhan komitmen untuk membersihkan setiap saat Lapas/Rutan dari HP dan Peredaran Narkoba.

Maka apabila dalam penggeledahan tersebut didapatkan barang-barang yang dilarang, maka kepada Kalapas atau Karutan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami senantiasa melakukan kerja sama dengan pihak Kepolisian dan BNN/BNNP/BNNK dalam pelaksanaan razia/penggeledahan di Lapas/Rutan. Serta melakukan publikasi terhadap pelaksanaan razia dan hasil yang dicapai dalam kegiatan tersebut, termasuk juga apabila ada sanksi yang diberikan kepada Kalapas atau Karutan", katanya, sembari menegaskan bahwa Kepala Divisi Pemasyarakatan akan melakukan evaluasi terhadap Kalapas/Karutan dan jajarannya yang tidak melaksanakan razia.

Masih dikatakan Nimrot, kegiatan ini untuk penguatan integritas serta peneguhan komitmen dalam membersihkan Lapas/Rutan dari HP dan Peredaran Narkoba.

"Seluruh barang-barang yang dilarang hasil razia gabungan di dalam kamar hunian WBP akan dituangkan dalam BAP sebagai laporan kepada pimpinan. Kami mengucapkan terimakasih kepada Danramil 10 ML dan Kapolsek Medan Labuhan. Di mana sangat merespon dengan cepat atas permintaan personil bantuan dan kiranya sinergi ini tetap terbina lebih baik untuk kedepannya," imbuhnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved