MENGULIK 4 Fakta Anggota Brimob M Syaiful Gugur saat Baku Tembak dengan Teroris Usai Shalat Jumat

Baku tembak itu menyebabkan satu orang anggota Brimob Polda Sulteng Bharaka Anumerta Mohammad Syaiful Modori gugur

MENGULIK 4 Fakta Anggota Brimob M Syaiful Gugur saat Baku Tembak dengan Teroris Usai Shalat Jumat
facebook Humas Polsek Cisalak
Anggota Brimob Bharatu Saiful Gugur (paling kiri) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Baku tembak terjadi di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (13/12/2019).

Sekelompok sipil bersenjata diduga kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) tiba-tiba menyerang personel Operasi Tinombala dan warga desa setempat.

Baku tembak itu menyebabkan satu orang anggota Brimob Polda Sulteng Bharaka Anumerta Mohammad Syaiful Modori gugur.

Hingga saat ini Tim Operasi Tinombala masih memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora.

Berikut 4 fakta mengenai baku tembak di Sulteng:

1. Gugur tertembak sehabis shalat Jumat

Sorang anggota Brimob, Bharatu Mohammad Syaiful Modori gugur saat baku tembak dengan kelompok MIT.

Syaiful merupakan personel Kompi III A Pelopor Sat Brimob Polda Sulteng.

Melansir Antara, Syaiful tertembak usai menunaikan shalat Jumat berjamaah dengan warga pada Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 12.30 Wita.

Lokasi kontak senjata terjadi berjarak kurang lebih 50 meter dari pos sekat Alfa 16, tempat Syaiful bertugas.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved