Pasokan dari Petani Berkurang, Harga Tomat Terkerek Naik di Medan
Ia mengatakan pasokan komoditas pertanian seperti tomat memang berkurang mengingat saat ini mulai masuk ke musim hujan.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang |
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat mulai mengalami kenaikan. Dari amatan Tribun Medan di Pajak Petisah, Jalan Kota Baru 3, Petisah Tengah, Kota Medan, Senin (16/12/2019) cabai, bawang merah, dan tomat mengalami kenaikan harga.
Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Marino mengatakan memang ada kenaikan harga bahan pangan seperti tomat.
"Kalau di tingkat petani hari ini Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribuan sedangkan di pasar harga rata-rata Rp 10 ribu," jelasnya.
Ia mengatakan pasokan komoditas pertanian seperti tomat memang berkurang mengingat saat ini mulai masuk ke musim hujan.
Ia mengatakan saat musim hujan, kemungkinan tanaman terkena penyakit yang disebabkan oleh jamur jadi tinggi.
"Jamur menyebabkan banyak tanaman yang busuk sehingga produksinya turun. Jadi suplai ke pasar memang lebih sedikit," ujarnya.
Untuk bawang kata Marino saat ini produksi bawang belum memenuhi kebutuhan bawang merah masyarakat Sumut. Untuk mencukupi kebutuhan, sebagian bawang masih didatangkan dari luar Sumut.
"Produksi bawang kita memang masih kurang, kalau tomat masih mencukupi tapi karena kondisnya hujan produksinya belum mencukupi," pungkasnya.
Seorang pedagang sayuran, Pasaribu mengatakan ia menjual cabai merah kampung Rp 28 ribu per kilogram. Sedangkan cabai gunung dijual dengan harga Rp 32 ribu yang berasal dari Karo dan Sumbul.
Ia mengatakan cabai merah beberapa waktu lalu sempat dijual dikisaran Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu.
"Bawang merah kami jual Rp 34 ribu sekarang. Kemarin sempat Rp 26 ribu kami jual, sekarang modal sudah Rp 31 ribu. Sedangkan untuk bawang asal Brebes kami jual Rp 38 ribu dengan modal Rp 33 ribu hingga Rp 34 ribu," jelasnya.
Selain itu tomat juga mengalami kenaikan harga, biasanya dijual dikisaran Rp 10 ribu sedangkan saat ini dijual Rp 12 ribu.
Sementara bawang putih turun dari Rp 32 ribu menjadi Rp 28 ribu.
"Tomat sekarang mahal, biasanya kami jual Rp 10 ribu. Sekarang pasokan berkurang karena musim hujan. Kualitas juga lebih jelek tapi harga mahal," ujarnya. (cr18/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seorang-pedagang-sayuran-pasaribu-sedang-melayani-pembeli-di-pasar-petisah.jpg)