Tim Sepakbola Putri Sumut Gagal Rebut Tiket PON 2020, Takluk dari Tuan Rumah Babel

Tim sepakbola Pra-PON putri Sumatera Utara harus rela mengubur impiannya untuk bisa berlaga di ajang akbar Pekan Olahraga Nasional Papua tahun 2020.

Tim Sepakbola Putri Sumut Gagal Rebut Tiket PON 2020, Takluk dari Tuan Rumah Babel
HO
Tim sepakbola putri Sumut yang berlaga di babak kualifikasi Pra-PON 2019 di Bangka Belitung 13-17 Desember 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim sepakbola Pra-PON putri Sumatera Utara harus rela mengubur impiannya untuk bisa berlaga di ajang akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020.

Pasalnya tim besutan pelatih M Khaidir tersebut gagal merebut tiket lolos ke Papua tahun depan setelah pada laga penentu babak kualifikasi Pra-PON takluk 0-2 dari Babel, Selasa 17 Desember di Stadion Pelangi Belitung Timur.

Usai kekalahan tersebut, tim Sumut harus pulang dengan tangan hampa. Rombongan tim sepakbola putri Sumut pun dijadwalkan kembali ke Medan hari Rabu (18/12/2019).

Menanggapi kekalahan dari Bangka-Belitung (Babel) tersebut, pelatih M Khaidir tak ingin melihat skuatnya terlalu bersedih atas kegagalan ini. Dia melihat perjuangan para pemain Sumut dalam berusaha mengimbangi tim tuan rumah sangat luar biasa.

Sebelumnya, optimisme untuk lolos memang sempat muncul. Apalagi setelah Sumut berhasil meraih kemenangan yang menjanjikan pada laga perdana dengan menekuk Bengkulu 5-0.

Dalam laga itu dua gol dicetak oleh Junita Tampubolon (2) dan hat-trik Yohanna Simanjuntak. Namun akhirnya di laga penentu Sumut gagal memetik kemenangan dan membuyarkan harapan lolos.

"Saya tidak kecewa, anak-anak sudah menunjukan daya juangnya hingga 1000 persen. Mereka ingin menang dan hebatnya bisa mengimbangi tim lawan yang diperkuat pemain nasional. Saya mengapresiasi perjuangan pemain," kata M Khaidir.

Menurut eks pelatih PSMS ini, Srikandi Sumut kurang beruntung meski sudah bermain maksimal. Menurutnya daya juang tinggi Srikandi Sumut terlihat dari gol Babel yang hanya bisa tercipta lewat tendangan spekulasi jarak jauh.

Selain itu, Khaidir juga mengatakan selama persiapan tim Sumut belum pernah bermain dengan kondisi cuaca hujan lebat. Karena itu, pada saat melakoni laga di tengah hujan sedikit banyak turut mengurangi kualitas tim nya.

"Babak pertama banyak peluang tidak gol dan permainan kita saling menyerang. Dan di babak kedua, pemain kurang disiplin menjaga lawan. Kami juga enggak terbiasa dengan main dalam kondisi hujan lebat (akhirnya kalah)," tutup Khaidir.

Skuat sepakbola Pra-PON putri Sumut:

- Rika Nursyiam (penjaga gawang)
- Evi Tamala Pulungan (penjaga gawang) -
- Indah Lestari (penjaga gawang)
- Isdiana Putri Sitorus
- Junita Kristiani Tampubolon
- Jepri Sisri Simarmata
- Dina Rahayu Utami
- Yersi Gusfina Purba
- Wahyuni Pra Rahelia
- Ayu Syahfitri Damanik
- Susi Sahniar Harahap
- Nurul Huda Hasibuan
- Liza Anggraini
- Alfina Bila
- Nurmala Sari Harahap
- Tri Gita Pratiwi
- Novida Sri Dewi
- Anni Lastio Manik
- Yohanna Bertauli Simanjuntak

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved