Pasien Mual dan Pusing Terus Bertambah, Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Hajatan Pilkades

Warga dengan keluhan mual dan pusing terus berdatangan ke Puskesmas Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, hingga Kamis (19/12/2019) sore.

Pasien Mual dan Pusing Terus Bertambah, Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Hajatan Pilkades
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Petugas Kepolisian Polsek Prapat Janji sedang meminta keterangan warga yang diduga mengalami keracunan makanan di Puskesmas Tinggi Raja, Kamis (19/12/2019). 

Pasien Mual dan Pusing Terus Bertambah, Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus Hajatan Pilkades

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Warga dengan keluhan mual dan pusing terus berdatangan ke Puskesmas Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, hingga Kamis (19/12/2019) sore.

Para pasien itu diduga mengalami keracunan makanan usai mengonsumsi nasi bungkus di hajatan Pilkades.

Awalnya 21 orang warga Desa Tinggiraja, Kecamatan Tinggiraja, telah dirawat dan sebagian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang (HAMS), Kisaran.

Para warga yang memiliki keluhan yang sama, diantar keluarganya dengan sepeda motor untuk mendapat perawatan medis di puskesmas.

"Aku makan juga nasi pakai telur dan daun ubi yang dibagi semalam (Rabu, saat hajatan pilkades). Habis magrib aku makan, nggak ada bau, belum basi. Cuma sejak pagi mules, berkali-kali buang air," kata seorang warga, Nasir yang ditemui di Puskesmas Tinggi Raja, Kamis.

Pantauan Tribun-Medan.com, setibanya di Puskesmas Tinggi Raja, para warga yang mengalami mual dan pusing langsung mendapat penanganan dari dokter. Mulai dari anak usia balita hingga lansia dipasang infus.

Menurut Kepala Puskesmas Tinggi Raja, dr Nina, umumnya pasien yang datang mengalami kekurangan cairan dan suhu tubuhnya tinggi.

"Pasien yang datang mengalami deman tinggi, suhu tubuh capai 40 derajat. Keluhannya mual, muntah-muntah, mencret berulang-ulang, sehingga mengalami kekurangan cairan," jelas Nina.

Camat Tinggi Raja, Ahmad Syaiful Pasaribu menyebutkan berdasarkan pengakuan warga, kondisi tersebut mereka alami setelah mengkonsumsi nasi bungkus dalam hajatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung Rabu (18/12/2019) kemarin.

"Dari pengakuan mereka, katanya habis makan nasi bungkus pemberian lima orang calon kepala desa yang maju di Pilkades," kata Syaiful di RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kamis (19/12/2019).

Menurut Syaiful, nasi bungkus yang dibagikan untuk masyarakat pada kegiatan Pilkades berisi telur rebus, sayur gori dan daun ubi tumbuk.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved