Mian Rela Tak Pulkam Demi Persiapan ASEAN Paragames Filipina 2020

Mian yang merupakan atlet Para-cycling ini harus rela tak pulang kampung (Pulkam) untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga.

Mian Rela Tak Pulkam Demi Persiapan ASEAN Paragames Filipina 2020
HO
Mian Sirait, atlet paracycling (balap sepeda) National Paralympic Committee (NPC) Sumut yang sedang pelatnas persiapan Asean Paragames 2020 di Filipina. 

TRIBUN-MEDAN.com - Setiap tujuan besar pastilah butuh perjuangan, dan setiap perjuangan terkadang juga menuntut pengorbanan.

Proses inilah yang kini tengah dijalani oleh Mian Sirait,  salah satu atlet difabel National Paralympic Committee (NPC) Sumut yang menjalani program pelatnas di Solo, persiapan Asean Paragames (APG) Filipina 2020.

Mian yang merupakan atlet Para-cycling (balap sepeda) ini harus rela tak pulang kampung (Pulkam) untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga. Pasalnya sebagai patriot olahraga, dirinya tengah fokus berlatih dan mempersiapkan diri demi bisa berlaga dan meraih prestasi internasional di arena APG Filipina yang dijadwalkan berlangsung bulan Maret 2020.

"Enggak pulang kampung, lanjut latihan terus. Sampai mau berangkat latihan terus lah bang," ujarnya kepada Tribun Medan, Sabtu (21/12/2019).

Mian menuturkan, para atlet NPC yang mengikuti pelatnas, sebenarnya akan mendapat jatah libur natal dan tahun baru nantinya dari pelatih. Namun mengingat harga tiket pesawat yang cukup mahal baginya, membuat Mian lagi-lagi lebih memilih tak pulang ke kampung halaman. Dirinya berencana merayakan hari raya bersama teman dan keluarga yang ada di pulau Jawa atau tetap di Solo menikmati liburan.

"Ada sih (jadwal libur) Natal dan Tahun Baru. Tapi mau pulang ongkosnya mahal benar karena tahun baru itu.  Liburan ya belum tahu juga, paling kalau enggak pergi ke tempat saudara paling di sini (Solo) saja," kata peraih medali perunggu nomor lari 800 meter Peparnas Bandung, Jawa Barat 2016 ini.

Disinggung sudah sejauh mana persiapannya jelang APG 2020, atlet kelahiran tahun 1994 ini mengatakan terus mematangkan teknik maupun fisiknya untuk berlaga di APG Filipina. Terpilih menjadi salah satu atlet pelatnas NPC Indonesia tentu tak ingin disia-siakan atlet asal Porsea yang sejak 2016 bergabung di NPC Sumut ini.

Karena itu, waktu yang ada untuk berlatih sekitar dua bulan lebih lagi akan dimanfaatkannya sebaik mungkin. Mian yang juga alumni Universitas HKBP Nommensen ini mengatakan akan terus membenahi kekurangan serta meningkatkan catatan waktunya untuk bisa meraih prestasi di APG Filipina nanti.

"Persiapan sudah 85 persen. Persiapan terus dimatangkan, kalah menang belakangan yang penting berusaha semaksimal mungkin.

Harapan tetap optimis untuk melakukan yang terbaik. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik," pungkas peraih 2 medali emas nomor lari 800 dan 1500 meter Kejurnas di Bandung 2017 ini.

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved