Momentum Natal Iskandar ST Jamin Perseteruan Gubsu dan Bahtiar Sibarani Telah Usai
Iskandar ST mengatakan, menjelang perayaan natal dan tahun baru 2020, pihaknya berupaya memberikan teladan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumatera (Sumut), Iskandar ST mengatakan, menjelang perayaan natal dan tahun baru 2020, pihaknya berupaya memberikan teladan bagi masyarakat Sumatera Utara.
Iskandar mengatakan untuk itu, perseteruan yang hangat terjadi antara Gubsu, Edy Rahmayadi dan Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani, telah selesai.
Seperti diketahui, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyindir Bupati Tapteng Bahtiar Ahmad Sibarani sebagai 'anak durhaka' saat kedatangan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Azis di Medan usai acara apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2019 lalu.
Perdebatan menjadi hangat, tatkala keduanya saling memberikan statement dan menyindir di media massa.
"Kami sebenarnya telah merencanakan adanya pertemuan pada Senin lalu untuk meredakan situasi tersebut. Namun ternyata pada dua hari sebelumnya, Gubernur intens berkomunikasi dengan kami," katanya, Selasa (24/12/2019).
Menurut Iskandar, Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa tak ada konflik apapun antara dirinya dengan Sang Bupati.
"Pak Edy menyatakan tidak ada konflik, tidak ada perseteruan. Ini hanya hubungan keluarga antara ayah dan anak," jelasnya.
Oleh karenanya, kata Iskandar, pertemuan yang telah direncanakan untuk upaya mediasi, dirasa tak diperlukan lagi.
Gubernur Sumut, kata Iskandar telah menyampaikan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah masalah miss communication atau kesalahpahaman semata.
"Jadi saya rasa tidak perlu persoalan tersebut dibesar-besarkan lagi. Saya harus menyampaikan ini kepada masyarakat melalui media dan jangan ada yang memperkeruh suasana," tambahnya.
Hal senada disampaikan, Sekretaris DPW Nasdem Syarwani.
Syarwani didampingi Bendahara, Iqbal P Simangunsong dan Wakil Ketua Bidang Publikasi Publik Mita Triana menyampaikan, kedua figur tersebut adalah orang baik.
Syarwani mengatakan keduanya harus memberikan contoh kepada publik dan memberikan rasa damai.
"Menjelang perayaan natal, masyarakat harus disuguhkan kedamaian agar orang yang beribadah tidak terganggu. Ini hanya masalah ayah dan anak. Jangan ada lagi yang memperkeruh suasana," pungkasnya.(gov/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-dpw-partai-nasdem-provinsi-sumut-iskandar-st.jpg)