Selain Jabat Komisaris Utama, Ternyata Ahok Dapat Jabatan Penting Ini di Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini memegang dua jabatan di PT Pertamina (Persero).

Tayang:
ist/instagram/tribunjateng
Ahok duduki dua jabatan penting di Pertamina. 

Selain Jabat Komisaris Utama, Ternyata Ahok Dapat Jabatan Penting Ini di Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini memegang dua jabatan di PT Pertamina (Persero).

Pada November 2019 lalu, Ahok diangkat menjadi komisaris utama Pertamina.

Saat ini, Ahok kembali ditunjuk menjadi komisaris independen di perusahaan migas pelat merah tersebut.

“Jadi Pak Basuki Tjahaja Purnama jabatannya Komut/komisaris independen,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Fajriyah menjelaskan, dalam peraturan Menteri BUMN dijelaskan bahwa dalam suatu perusahaan pelat merah harus memiliki komisaris independen dengan komposisi sebanyak 20 persen.

Basuki Tjahaja Purnama
Basuki Tjahaja Purnama (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

Saat ini, lanjut Fajriyah, di tubuh Pertamina hanya ada satu orang yang mengisi posisi komisaris independen.

Atas dasar itu, Ahok diangkat juga menjadi komisaris independen.

“Which is Pertamina sekarang sudah punya Alexander Lei komisaris independen.

Sekarang ditambah satu lagi, Pak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Independen juga.

Sudah mencukupi sesuai dengan peraturan,” kata Fajriyah.

Selain pengangkatan Ahok, Pertamina juga mencopot posisi Suhasil Nazara sebagai komisaris.

Suhasil sendiri saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Sebagai penggantinya, Kementerian BUMN mengangkat Isa Rachmatawarta.

Dia merupakan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan. 

Kacak Pinggang saat Berbincang dengan Presiden Jokowi

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dua kali berturut-turut bertemu dengan Presiden Jokowi.

Gaya Ahok ketika bertemu Jokowi pun cukup menyita perhatian.

Tangan Ahok saat berbincang dengan Jokowi pun tak luput dari perhatian.

Momen Ahok bertemu dengan Jokowi seperti bernostalgia.

Diketahui bersama Jokowi dan Ahok pernah memimpin DKI Jakarta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada 2012-2014.

 

Hingga akhirnya Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi yang mundur karena mengikuti Pilpres 2014.

Momen pertemuan Ahok terjadi ketika Jokowi meninjau kawasan kilang PT Trans Pasific Petrichemical Indotama ( TPPI ) di Kabupaten Tubena, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019).

Ahok turut mendampingi Jokowi dari awal kedatangan hingga sesi wawancara terakhir.

Memang tak hanya Ahok, hadir pula Menteri BUMN Erick Thohir.

Ahok bersama Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyambut rombongan Jokowi.

Ahok dan Jokowi kemudian bersalaman.

Komentar Yunarto Wijaya soal foto Ahok tolak pinggang depan Jokowi menyulut emosi netizen
Komentar Yunarto Wijaya soal foto Ahok tolak pinggang depan Jokowi menyulut emosi netizen (Instagram BTP)

Ahok terlihat mengenakan kemeja putih dibalut jaket Pertamina, dipadu dengan celana hitam.

Ada momen ketika Ahok berbincang berdua dengan Jokowi.

Foto ketika berbincang dengan Jokowi diposting akun Instagram Ahok.

Di foto terlihat Ahok berkacak pinggang di depan Jokowi.

Pakar ekspresi dan gestur Handoko Gani menekankan tolak pinggang tak melulu menggambarkan hal negatif.

Handoko Gani yang merupakan Ahli Lie Detector ini mengatakan gestur tolak pinggang juga perlu diperhatikan jarak percakapan dan lawan bicaranya.

 

"Bila jarak sempit, poros tubuh maju, ekspresi wajah marah, maka betul itu ekspresi yang dimaksud, menunjukkan kekuasaan atau marah atau nyinyir.

Bila lawan bicara juga terlihat offended maka makin memperkuat analisis," kata Handoko Gani kepada TribunnewsBogor.com, Senin (23/12/2019).

Menurutnya gestur tolak pinggang yang dilakukan Ahok depan Jokowi, menunjukan sebuah kebiasaan.

Tolak pinggang yang dilakukan Ahok di depan Jokowi menurut Handoko Gani, menunjukan bahwa BTP mengenal lawan bicaranya.

"Gesture tersebut adalah gesture kebiasaan seorang Ahok ketika berdiskusi.

Menunjukkan bahwa ia tahu apa yang ia bicarakan atau pertahankan pendapatnya," jelas Handoko.

Bahkan menurutnya, gestur tolak pinggang yang ditunjukan Ahok menggambarkan kedekatan antara keduanya.

"Lebih dalam lagi itu menunjukkan bahwa kedua tokoh ini sudah sangat dekat, saling mengerti.," kata Handoko Gani.

Handoko juga menilai dari gestur yang ditunjukan oleh keduanya menggambarkan Ahok adalah sosok yang sangat dipercaya oleh Jokowi.

"Kalau semakin dibandingkan dengan tokoh selain Ahok, ini menunjukkan betapa Ahok adalah tokoh yang amat dipercaya beliau (Jokowi)," kata Handoko Gani.

Baru-baru ini Ahok kembali bertemu ketika Presiden Jokowi meresmikan implementasi Biodiesel 30 persen atau B30 di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono Jakarta Selatan pada Senin (23/12/2019).

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama dan Presiden Jokowi saat meresmikan program B30, (23/12/2019).
Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama dan Presiden Jokowi saat meresmikan program B30, (23/12/2019). (Twitter.com/basuki_btp)

Momen ketika Ahok berbincang dengan Jokowi kembali tertangkap kamera.

Di foto terlihat Ahok mengenakan polo shirt putih dipadu celana hitam.

Sementara Presiden Jokowi mengenakan polo shirt lengan panjang warna merah.

Ahok tampak melipat kedua tangannya di dada.

Sedangkan Jokowi melihat kedua lengannya ke belakang seperti posisi istirahat di tempat.

(*)

(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ahok Dapat Jabatan Baru di Pertamina, Apa Itu?  dan di Tribunnews.Bogor.com dengan judul Ahok Tolak Pinggang Saat Bicara dengan Presiden, Pakar Singgung Tingkat Kepercayaan Jokowi Pada BTP

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved