Reaksi Egy Maulana Vikri Usai Terima Bonus Rp 30 Juta dari Gubernur Edy Rahmayadi

Salah satu penerima bonus yang diberikan langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tersebut adalah pesepakbola muda, Egy Maulana Vikri.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Chandra Simarmata
Egy Maulana Vikri diwawancara usai menerima bonus dari Pemprov Sumut yang langsung diserahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Pendopo rumah dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Kamis (26/12/2019) sore. 

Reaksi Egy Maulana Vikri Usai Terima Bonus Rp 30 Juta dari Gubernur Edy Rahmayadi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengguyur para atletnya yang berjaya di arena SEA Games Filipina 2019, dengan bonus puluhan hingga ratusan juta per orang.

Salah satu penerima bonus yang diberikan langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tersebut adalah pesepakbola muda, Egy Maulana Vikri.

Egy yang menerima bonus senilai Rp 30 juta mengaku sudah punya rencana untuk menggunakan uang bonus tersebut.

Ia mengatakan akan menyumbangkan uang bonus itu kepada yatim piatu dan memberikan orang tuanya.

"Pasti beberapa dari bonus itu akan saya sumbangkan, berbagi. Dan sisanya untuk pribadi dan orang tua," kata Egy usai menerima tali asih dari Pemprov Sumut yang langsung diserahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Pendopo rumah dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Kamis (26/12/2019) sore.

Adapun pemain klub Polandia, Lechia Gdansk itu turut berkontribusi membawa Indonesia meraih juara kedua di ajang SEA Games 2019. Skuad Garuda meraih medali perak setelah takluk 0-3 dari Vietnam di partai final pesta olahraga Asia Tenggara itu.

Para atlet Sumut berfoto bersama Gubsu Edy Rahmayadi usai penyerahan bonus yang berlangsung di Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (26/12/2019) sore.
Para atlet Sumut berfoto bersama Gubsu Edy Rahmayadi usai penyerahan bonus yang berlangsung di Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (26/12/2019) sore. (Tribun-Medan.com/Chandra Simarmata)

Soal penghargaan ini, Egy menilai sebagai bentuk apresiasi terhadap para atlet. Hal ini, menurut dia, mendorong para atlet lainnya untuk persembahkan prestasi.

Penghargaan ini pun semakin melengkapi karier moncer Egy, yang baru menerima penghargaan Hopes of the Year.

"Alhamdulillah, ini hal positif dari pemerintah. Ini sangat bagus karena bisa memotivasi atlet lain untuk berprestasi di nasional maupun internasional, karena merasa dihargai," ungkapnya.

Lebih lanjut, Egy turut juga menyoroti pesepakbola asal Sumut, yang mulai tak lagi menghiasi skuat Garuda. Karena itu dia juga mengajak para pemain lain untuk berlomba.

"Bagi saya bukan tidak (ada), tapi belum ada saja. Karena saya tahu di tiap kelompok umur pasti ada pemain Medan di tim nasional. Saya juga berharap banyak bakat-bakat dari Medan yang bakalan bisa melebihi senior ke depan, juga melebihi saya, apalagi mereka mau kerja keras. Apalagi pemerintah sekarang sudah lebih menghargai para atlet," urainya.

Soal pencapaian Timnas di SEA Games 2019, Egy menilai, perjalanan Garuda Muda tak mudah. Tergabung dalam Grup Neraka, Egy dkk mampu bersaing hingga mencapai klimaks di final.

"Untuk itu, saya selalu bersyukur karena federasi dan banyak orang yang bersyukur, kita sudah capai final. Karena perjuangan kita dari awal juga tidak gampang. Kita berada di grup neraka tapi kita bisa melewatinya satu persatu hingga capai di final. Bersyukur untuk hasil dan kedepannya, harus melebihi dari target sebelumnya," pungkas Egy.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved