Breaking News:

Masih Ribut Soal Formasi AKD, 'Perang Dingin' Parpol di DPRD Deliserdang Masih Belum Berakhir

Perseteruan tiga partai politik dengan partai lainnya di DPRD Deliserdang belum berakhir menjelang akhir penutup tahun ini.

Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN MEDAN/INDRA SIPAHUTAR
Anggota DPRD Deliserdang periode 2019-2024. 

TRIBUN-MEDAN.com - Perseteruan tiga partai politik dengan partai lainnya di DPRD Deliserdang belum berakhir menjelang akhir penutup tahun ini.

Partai Demokrat, PKS dan Gerindra selaku partai pemenang disebut-sebut masih "perang dingin" dengan partai lainnya. Persoalan jatah pimpinan untuk di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih menjadi hal yang diributkan.

Ketiga partai itu masih terus menganggap kalau tiga AKD yang telah terbentuk seperti Komisi, Badan Anggaran (Banggar) dan Badan Musyawarah (Banmus) tidak sah alias cacat hukum sebab dibentuk sebelum ketiga partai itu mengusulkan nama-nama dari fraksinya.

Informasi yang dikumpulkan, akibat dari hal itu kinerja anggota dewan pun belum maksimal meskipun sudah lebih dua bulan dilantik sebagai perwakilan rakyat. Pada tahun 2020 dewan baru akan melakukan kegiatan kerja dengan menggelar sidang paripurna pada 13 Januari.

" Kita sudah gelar rapat Banmus hari Jum,at kemarin. Diputuskan sidang paripurna untuk pembentukan dua alat kelengkapan lain seperti Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Badan Kehormatan Dewan (BKD) akan dilakukan pada tanggal 13 Januari. Tanggal itu tadi sudah disepakati bersama,"ujar anggota Banmus, Rahmadsyah.

Politisi Partai Kesatuan Bangsa (PKB) itu menyebut awalnya paripurna sempat mau dijadwalkan tanggal 6 Januari. Namun karena hingga kini ada tiga partai lagi yang belum juga mengirimkan nama-nama dari fraksinya ke Pimpinan maka diulur sampai tanggal 13 Januari. Disebut kalau Banmus masih memberikan kesempatan waktu lagi kepada tiga Partai tersebut.

" Ya kita kasih waktu lagi lah mereka. Kalau enggak juga dikirimkan nama-nama dari fraksinya ke Pimpinan ya kita tetap lanjut lah (pelaksanaan paripurnanya). Kita lihat sajalah nanti bagaimana ceritanya,"kata Rahmadsyah Minggu, (29/12/2019).

Paripurna pembentukan tiga AKD oleh DPRD Deliserdang dilakukan pada 16 Desember lalu. Saat itu Demokrat, PKS dan Gerindra yang menjadi partai pemenang di Deliserdang tidak ada mendapatkan jatah pimpinan khususnya di empat Komisi yang ada. Dengan kesepakatan bersama, Partai-Partai selain tiga Partai itupun membagi-bagi jatah untuk Pimpinan masa jabatan 2,5 tahun kedepan.

Merasa pembagian jatah tidak adil ketiga partai itupun kemudian mencoba mengulur waktu untuk pembentukannya. Karena kalah suara selanjutnya dewan pun mengesahkan pembentukannya. Namun sebelum hal itu dilakukan ketiga partai itupun melakukan walk out dari dalam ruang sidang paripurna. Diduga kalau pembicaraan jatah ketua sudah dilakukan dan sama-sama disepakati partai lain sebelum dibawa ke paripurna.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Deliserdang, Ismayadi yang dikonfirmasi mengakui kalau hingga saat ini fraksinya belum ada mengirimkan nama-nama anggota fraksinya ke Pimpinan. Ismayadi belum dapat memastikan kapan nama-nama itu akan dikirimkan. Ia berdalih kalau saat ini belum ada kesepakatan di internal sendiri.

" Ya memang belum kita kirim ke pimpinan tapikan bukan kita saja yang belum?. Ya itu karena kita belum saling sepakat di internal. Kalau masalah itu (terjadi perang dingin) ya kalian lah yang bisa melihatnya bagaimana. Yang jelas kalau dari kita sih tidak menginginkan itu terjadi,"kata Ismayadi.

Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri yang sekaligus Ketua DPC Gerindra Deliserdang belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. Hal serupa belum juga bisa dilakukan konfirmasi kepada Ketua Fraksi Partai Gerindra, Kamaruzzaman. Berulang kali nomor ponselnya dihubungi namun tidak juga aktif. Diduga ketiga Partai ini belum juga memasukkan nama anggotanya ke Pimpinan karena peluang untuk dapat Pimpinan di Bapemperda dan BKD peluang mereka belum juga ada sehingga yang bisa dilakukan adalah hanya mencoba mengulur waktu. (dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved