Breaking News:

Pantau Kesiapan Mudik dan Arus Balik Naik Heli SAR, Gubernur Monitoring Pengamanan Nataru

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pastikan pengamanan arus mudik dan arus balik di Sumatera Utara sudah siap untuk memberikan pelayanan

Istimewa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan keterangan terkait monitoring kemananan siaga nataru 2019 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam rangka pengamanan menjelang akhir tahun 2019 dan memasuki tahun 2020, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pastikan pengamanan arus mudik dan arus balik di Sumatera Utara sudah siap untuk memberikan pelayanan keselamatan kepada warga yang masuk ke wilayah Sumatera Utara.

Menggunakan Hely SAR Gubernur didampingi Pangdam 1 Bukit Barisan, polda Sumatera Utara, kepala Kantor SAR Medan, dan Kepala Dinas Perhubungan Sumut, mulai take off dari Lanud Suwondo sekitar pukul 11.17 wib.

Rute monitoring menggunakan Hely ini antara lain Lanud suwondo,Jalur Tol Medan-Tebing Tinggi, Parapat (Danau Toba) dan kembali lagi ke Lanud Suwondo.

Sekitar 1.20 menit penerbangan Rombongan kembali lagi ke Lanud sekitar pukul 12.25 wib.

Setelah itu rombongan kembali melanjutkan peninjauan kesiapan pelayanan penumpang di Stasiun Kereta Api Medan.

Menurut Edy semua Stakeholder yang tergabung dalam pengamanan lilin toba tahun ini sudak cukup baik, sinergitas yang dibangun antar instasi sangat baik demi mendukung keselamatan warga yang akan melaksanakan mudik maupun arus balik nantinya.

Heli SAR guna monitoring pengamanan siaga Nataru tahun 2019
Heli SAR guna monitoring pengamanan siaga Nataru tahun 2019 (Istimewa)

Helikopter sendiri sudah disiagakan di Hanggar Lanud Suwondo Polonia Medan mulai 20 Desember hingga 2 januari 2019 untuk mendukung pengamanan siaga Ops Lilin Toba 2019 di wilayah Sumatera Utara.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Medan yang turut dalam pengamanan Siaga Nataru Ops Lilin Toba 2019 menyebar personil nya dalam beberapa titik yang menjadi kewaspadaan keselamatan.

Rest area Jalur Tol Medan-TebingTinggi menjadi salah satu Posko pengamanan yang didirikan oleh Kantor SAR Medan.

Dilengkapi dengan peralatan estrikasi dan pertolongan darat yang tergabung dalam 1 unit truck compartement, peralatan komunikasi, Medis dan peralatan lainnya dengan jumlah personil sebanyak 4 orang.

Selain itu dibeberapa titik yang menjadi kewaspadaan terjadi nya kecelakaan juga menjadi fokus dalam pengamanan kali ini.

Seperti lokasi wisata Danau Toba, Kantor SAR Medan mengirim personil untuk Siaga di Danau Toba sebanyak 4 orang yang akan tergabung dengan personil di Pos SAR Danau toba.

Dengan didukung armada air seperti Kapal, perahu LCR, dan Jet sky maka nanti nya tim rescue ini akan melaksanakan patroli di daerah2 pariwisata di danau Toba dan penyeberangan.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved