Tradisi Unik Jelang Tahun Baru, Ramai-ramai Bikin Kembang Loyang, Kue yang Pererat Silaturahmi

Aneka kue yang diperjualbelikan di pasar tradisional tidak mengurungkan semangat warga di perkampungan membuat kue khas untuk Natal dan tahun baru.

Tradisi Unik Jelang Tahun Baru, Ramai-ramai Bikin Kembang Loyang, Kue yang Pererat Silaturahmi
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Seorang warga, Bintang Situmorang sedang mengadon kue khas untuk persiapan tahun baru ketika ditemui di rumahnya, di Desa Sigarattung, Samosir. 

 Tradisi Unik Jelang Tahun Baru, Ramai-ramai Bikin Kembang Loyang, Kue yang Pererat Silaturahmi

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Banyaknya aneka kue yang diperjualbelikan di toko-toko roti atau pasar tradisional tidak mengurungkan semangat warga di perkampungan membuat kue khas untuk Natal dan tahun baru.

Membuat kue untuk perayaan Natal dan tahun baru sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga, pedesaan, seperti ditemui di Desa Sigarantung, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Senin (30/12/2019).

Hampir setiap rumah di pedesaan itu melakukan aktivitas yang sama, yakni membuat kue.

Amatan Tribun-Medan.com di Pasar Tradisional Tomok, Kabupaten Samosir, warga berbelanja menyiapkan bahan-bahan. Lalu pulang ke rumahnya mengaduk adonan untuk persiapan hidangan tahun baru.

Tepung terigu, tapioka, toples sebagai wadah kue nantinya juga dibeli khusus.

"Ini nanti untuk tempat kue Kembang Loyang kalau sudah matang," ujar Bintang Situmorang ditemui Tribun Medan.

Bintang dibantu saudara-saudaranya pun mulai mengaduk adonan tepung. Adonan tepung yang sudah siap pun diaduk menggunakan santan kelapa.

Bintang akan membuat kue yang dikenal khas di pedesaan Tanah Batak khususnya Pulau Samosir.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved