Cabai Merah dan Cabai Rawit Komoditas Utama Penyumbang Deflasi di Medan

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat pada bulan Desember 2019, dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut mengalami deflasi

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Sumatera Utara (Sumut), Syech Suhaimi. BPS Sumut mencatat pada bulan Desember 2019, dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut mengalami deflasi yaitu Medan sebesar 0,28 dan Padangsidempuan sebesar 0,13 persen. 

Cabai Merah dan Cabai Rawit Komoditas Utama Penyumbang Deflasi di Medan

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) mencatat pada bulan Desember 2019, dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut mengalami deflasi yaitu Medan sebesar 0,28 dan Padangsidempuan sebesar 0,13 persen.

Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi mengatakan Bulan Desember 2019, Medan mengalami deflasi 0,28 persen atau terjadi penurunan indeks dari 142,29 pada bulan November 2019 menjadi 141,89 pada bulan Desember 2019.

Diakuinya, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks empat kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,57 persen, kelompok sandang sebesar 0,45 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,01 persen.

Sementara itu, kelompok yang menunjukkan peningkatan indeks, yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,23 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,04 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,48 persen.

"Komoditas utama penyumbang deflasi selama bulan Desember 2019 di Medan antara lain cabai merah, cabai rawit, mobil, ikan kembung, anggur, emas perhiasan dan kemeja pendek katun laki-laki," ujar Syech, Kamis (2/1/2020).

Ia menjelaskan adapun persentase penurunan harga komoditas tersebut adalah harga cabai merah turun 17,43 persen, harga cabai rawit turun 21,27 persen, harga mobil turun 0,97 persen, harga ikan kembung turun 2,71 persen, harga anggur turun 16,63 persen, harga emas perhiasan turun 1,15 persen dan harga kemeja katun laki-laki turun 12,49 persen.

"Komoditas yang mengalami peningkatan harga antara lain angkutan udara, bawang merah, dencis, daging ayam ras, telur ayam, minyak goreng dan rokok putih," ucapnya.

Di samping itu kata Syech, Kota Sibolga mengalami inflasi sebesar 0,51 persen dan Pematangsiantar sebesar 0,34 persen. Dengan demikian, gabungan empat kota IHK di Sumut pada bulan Desember 2019 ini mencapai deflasi senilai 0,19 persen.

"Dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera 17 kota tercatat inflasi. Inflasi tertinggi di Batam sebesar 1,28 persen dengan IHK sebesar 139,73 dan terendah di Padang dan Dumai sebesar 0,07 persen dengan IHK masing-masing sebesar 142,17 dan 138,05," ujarnya.

(nat/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved