Danau Linting Makan Korban

Tim SAR Turunkan Tiga Penyelam Cari Korban Tenggelam di Danau Linting

Tim SAR menurunkan tiga orang penyelam untuk menemukan korban tenggelam di Danau Linting, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, Deli Serdang.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / ist
Petugas SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Danau Linting, Kamis (2/1/2019). 

Tim SAR Turunkan Tiga Penyelam Untuk Cari Korban Tenggelam di Danau Linting 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim SAR menurunkan tiga orang penyelam untuk menemukan korban tenggelam di Danau Linting, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu, Deli Serdang.

Pengunjung yang tenggelam di objek wisata Danau Linting adalah Anto, warga Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Anto dikabarkan tenggelam setelah berjalan mundur sambil dadah-dadah di seputaran Danau Linting, Rabu (1/1/2020) kemarin.

Informasi yang dihimpun, tiga penyelam diturunkan ke Danau Linting untuk mencari korban pada Kamis (2/1/2019), yakni Prayitno, Rizal Rangkuti, Loris,

Para penyelam berulang kali harus disiram kepalanya sesaat setelah keluar dari dalam danau berair hangat dan panas itu.

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, penyelam kesulitan melakukan pencarian di kedalaman Danau Linting.

"Di bawah (kedalaman Dananu Linting) gelap. Visibilitasnya rendah. Yang dekat terlihat itu cuma dinding batu," kata seorang penyelam.

Komandan Tim Regu Rescuer, M Yunus menjelaskan, hingga Kamis siang sudah dilakukan tiga kali penyelaman namun belum membuahkan hasil.

"Yang menjadi kendala atau kesulitan dalam penyelaman adalah panas air danau sehingga tidak bisa lama di dalam air. Tim hanya diberi waktu menyelam selama 3-5 menit dan kedalaman 10 meter,” ujarnya.

Amatan tribun, para penyelam masuk ke dalam danau dengan peralatan lengkap dari boat yang berisi 4 orang lainnya.

Seseorang di pinggir danau memegang tali yang terikat di boat.

Sementara seorang di atas boat menjatuhkan jangkar ke dalam danau.

"Penyelaman sejak pukul 09.00 WIB di kedalaman 8-10 meter. Penyelaman di danau berair kebiruan itu tidak bisa dilakukan dengan lama. Penyelam harus berulang kali mentas. Setiap kali penyelaman, membutuhkan waktu 3 hingga 5 menit. Tak tahan. Semakin dalam semakin panas. Jadi tidak bisa lama-lama," jelasnya.

Adapun jasad Anto (45) akhirnya ditemukan Kamis (2/1/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Jasadnya ditemukan mengambang tiba-tiba dari dalam danau.

Lokasinya tidak jauh dari lokasi pertama kali korban jatuh dan hilang di Danau Linting tersebut.

"Ia sudah ditemukan mengambang barusan," kata Camat STM Hulu, Budiman.

"Korban ditemukan hanya berjarak 8 meter dari pinggir danau," sambungnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved