Desa Denai Lama di Pantai Labu Kembangkan Dodol dan Emping Pisang

Desa Denai Lama yang terletak di pinggir Kota Medan kini bertranformasi menjadi desa wisata.

Tayang:
Tribun Medan/Kartika Sari
Agrowisata Paloh Naga berupa wisata hamparan sawah yang menjadi destinasi andalan Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, Sabtu (4/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com-Desa Denai Lama yang terletak di pinggir Kota Medan kini bertranformasi menjadi desa wisata.

Untuk menuju desa ini, pengunjung juga tidak perlu khawatir karena jarak tempuh yang diperlukan hanya sekitar satu1 jam dari pusat kota Medan tepatnya di Jalan Balai Kota, Dusun II Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.

Ditetapkan sebagai Desa Wisata Kampung Lama pada Januari 2019, Desa Denai Lama memiliki beberapa destinasi yang mampu menjadi magnet untuk menarik pengunjung, Sabtu (4/1/2020).

Pimpinan Lingkaran sekaligus pelopor Desa Denai Lama sebagai Kampung Wisata, Irwanto, menuturkan bahwa ia melihat potensi yang besar di desa kelahirannya ini. Bersama Desa, BUMDes, dan Lembaga Lingkaran ini saling bahu-membahu untuk membangun Kampung Wisata ini.

"Untuk Desa Wisata Kampung Lama kita sudah berjalan setahun tapi kita masih proses pelan-pelan karena untuk dana kita berasal dari swadaya masyarakat jadi kita masih gotong royong," tutur Irwanto.

Program-program yang menjadi daya tarik untuk masyarakat diantaranya adalah destinasi wisata kuliner, wisata agrowisata dan wisata seni budaya.

Destinasi wisata kuliner Desa Denai Lama ini di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Denai Lama. Ibu-ibu yang berprofesi sebagai petani dibina untuk membuat olahan makanan yang berasal dari sumber daya alam Desa Denai Lama.

Irwanto menuturkan bahwa potensi oleh-oleh buah karya masyarakat desa ini sangat besar untuk dikembangkan untuk membantu perekonomian masyarakat.

"Oleh-oleh khas menjadi bentuk potensi wisata di desa ini. Kita punya dodol pisang, dodol pepaya, emping pisang. Tidak ada emping pisang di tempat lain kan, disini ada. Untuk meningkatkan perekonomian desa ini kan kita harus buat keramaian di desa ini, jadi kita buatlah Kampung Wisata," ujar Irwanto.

Destinasi wisata yang tidak kalah menarik dan menjadi tren wisata saat ini adalah agrowisata berupa hamparan sawah yaitu Paloh Naga. Hamparan seluas 35 hektare ini menawarkan pemandangan hijau padi yang memanjakan pengunjung. Hanya dengan Rp 5000 rupiah, pengunjung dapat berkeliling untuk melihat hamparan padi. Di sawah juga, warga membuat budidaya ikan Nila yang menambah nilai tambah di wisata Paloh Naga ini.

Selain wisata agrowisata, wisata seni budaya menjadi program andalan Desa Denai Lama ini. Melalui pembelajaran seni. budaya di Sanggar Lingkaran, anak-anak desa belajar banyak mempelajari mengenai ragam kesenian seperti seni tari tradisional, musik tradisional dan seni teater.

Anak-anak sanggar seni juga sudah sering tampil di berbagai event diantaranya adalah Festival Etnik Serumpun di Sabang tahun 2019 dan juara 2 Lomba Tari Kreasi Nusantara tingkat SD se-kabupaten Deliserdang.

Kepala Desa, Parnu turut menyampaikan bentuk optimis akan perkembangan desa menjadi Desa Wisata Kampung Lama. Ia menuturkan bahwa untuk memajukan Desa Wisata Kampung Kuliner ini, Desa memberikan paket-paket wisata yang dapat menjadi pilihan pengunjung.

"Kita sudah jalankan paket wisata kuliner. Dengan membayar Rp 50 ribu mereka sudah bisa belajar buat dodol tapi mereka sudah bisa bawa pulang 1 kilogram dodol ya sudah kita jalankan di 2018. Kemudian di sanggar lingkaran ada paket permainan edukasi, sampai belajar tari dan belajar musik tradisional. Baru disini kita juga sediakan paket tanam padi dan tanam sayuran," tutur Parnu.

Parnu juga memiliki harapan agar Desa yang ia pimpin mampu menjadi satu diantara tujuan spot wisata yang wajib dikunjungi.

Harapan saya sangat tinggi sekali, dari segi pembangunan baru berjalan 30 persen. banyak spot yang akan kita kembangkan seperti di Paloh Naga akan kita kembangkan saung tani, balai pertunjukkan dan restoran apung. Kita berharap masyarakat mendukung, stakeholder dan pemerintah kabupaten bahwa di Desa Denai Lama ini ada spot wisata yang wajib dikunjungi," ujarnya. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
Live
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved