Breaking News:

3 Pembunuh Pria dengan Gangguan Jiwa Ditangkap Polresta Deliserdang

Ibu korban mengeluh kepada para penganiaya bahwa anaknya meminta uang dan mengancam akan membunuh orang tuanya jika tidak diberikan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Jasad korban saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang, Selasa, (7/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Polresta Deliserdang menangkap tiga orang pelaku penganiaya Rizky Andika (29), pria dengan gangguan kejiwaan warga dusun V Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

Karena penganiayaan itu, nyawa korban pun tidak dapat terselamatkan karena mengalami luka yang cukup serius.

Hanya dalam waktu beberapa jam pelaku pun bisa ditangkap oleh Satreskrim Polresta dan Polsek Tanjungmorawa.

Informasi yang dikumpulkan pelaku penganiaya korban ada empat orang. Namun saat ini yang sudah tertangkap yakni DA, HS, dan AG. Para pelaku seluruhnya adalah tetangga korban yang juga tinggal di Desa Telaga Sari. Saat ini ketiga pelaku pun masih menjalani pemeriksaan di kantor Satreskrim.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan kalau ketiga tersangka ditangkap di tempat terpisah. Tersangka DA dan HS ditangkap Selasa, (7/1/2020) sore sekitar pukul 18.00 WIB sementara AG ditangkap Rabu, (8/1/2020) sekira pukul 14.00 WIB. Saat ini pihaknya pun masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lain yakni KV.

"Jadi tinggal KV yang belum tertangkap sekarang ini. Ya, masih kita kejar lah," kata Rafles.

Dua orang pelaku DA dan HS ketika diamankan dan dibawa ke kantor Satreskrim Polresta Deliserdang Rabu, (8/1/2020).
Dua orang pelaku DA dan HS ketika diamankan dan dibawa ke kantor Satreskrim Polresta Deliserdang Rabu, (8/1/2020). (ho)

Ia menjelaskan setelah mendapat informasi atas kasus ini kemudian pihaknya pun melakukan penyelidikan dan interogasi terhadap para saksi.

Dari situ kemudian diketahui kalau pada malam harinya sebelum korban ditemukan terkapar pagi hari korban ternyata sempat meminta uang ke orang tuanya dan akan membunuh orang tuanya jika tidak diberikan. Karena sudah tidak tahan dengan kelakuan anaknya, ibu korban pun sempat curhat ke salah satu tetangganya.

"Malam tanggal 6 Januari sekira jam 21.00 WIB itu korban meminta uang ke orang tuanya dan mengancam akan membunuh orang tuanya jika tidak diberikan."

"Kemudian ibu korban enggak tahan lagi dengan kelakuan anaknya, sehingga curhat ke salah seorang tetangganya. Disitulah didengar oleh empat orang tersangka ini yang juga karena sudah kesal dengan perilaku korban selama ini langsung mendatangi rumah korban," kata Rafles.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved