Pelatda PON Cabor Wushu Digelar Mulai Bulan Februari, Atlet Diminta Bersiap
Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumut memastikan para atlet wushu akan menjalani Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) mulai Februari
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Pelatda PON Cabor Wushu Digelar Mulai Bulan Februari, Atlet Diminta Bersiap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumut memastikan para atlet wushu akan menjalani Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) mulai Februari mendatang, untuk persiapan gelaran akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.
"Rencananya nanti bulan Februari mulai pelatda cabang olahraga Wushu. Untuk berlatih akan dilakukan di pusat latihan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI). Kalau nanti memang ada rencana ke luar dan jadi di ACC sama KONI Sumut, mungkin kita ke luar (negeri)," kata Sekretaris Umum Pengprov WI Sumut, Heryanto, Selasa (7/1/2020) petang.
Saat ini, kata Heryanto, para atlet Wushu Sumut baik Sanda maupun Taolu memang belum dikumpulkan untuk menjalani latihan rutin.
Namun bukan berarti atlet tidak latihan mandiri. Dia mengatakan, para atlet sebagian sudah ada yang berlatih di Medan. Sedangkan sebagian lainnya masih khususnya atlet luar Medan tetap berlatih mandiri di daerah masing-masing.
"Belum semua atlet berkumpul dan berlatih di Medan. Sudah ada juga beberapa yang berlatih di YKWI. Tapi ini kan masih masa-masa liburan mereka," terangnya.
Heryanto menjelaskan meski masih dalam masa liburan, dia tetap berharap para atlet menjadi kualitas latihan.
Menurutnya sebagai patriot olahraga yang akan menghadapi ajang bergengsi PON, para atlet harus memiliki motivasi secara pribadi untuk tetap giat berlatih di manapun.
"Kita sebagai pengurus dan pelatih kan gak mungkin kita kontrol 24 jam. Nanti begitu mulai kita harus pahit-pahit bilang karena ini tahunnya PON jadi harus lebih jaga disiplin. Apalagi nanti jika dari pemerintah Sumut hadiahnya gede, itu diberikan pemerintah yang tak bisa pengprov WI berikan," tegasnya.
Lebih lanjut Heryanto menegaskan, para atlet untuk segera bersiap menjalani Pelatda PON. Dia berharap para atlet semakin giat berlatih untuk bisa menyumbang medali nantinya dari arena POn Papua.
"Kita tetap harapkan mereka disiplin , dan punya motivasi dari dalam hati sendiri untuk melaksanakan program latihan. Mereka yang harus menjaga sendiri, berat badannya, program latihan, karena atlet yang ikut PON itu bukan atlet yang baru 1-2 tahun latihan. Jadi mereka harus sudah tahu apa yang mereka lakukan ," katanya.
Tunggu Kalender Kerja PB WI
Heryanto mengatakan, pihaknya masih menunggu kalender kerja maupun event yang dikeluarkan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia. Setelah seluruh jadwal dari pusat selesai dibahas, maka barulah pengurus provinsi dapat menyusun kalender kerja di daerahnya.
"PB WI juga belum ada kalender (tahun 2020). Rapat juga nanti mengacu kalender PB," ujarnya.
Lebih lanjut kata Heryanto, setelah kalender kerja maupun event PB WI rampung, pihaknya akan mulai merancang program baik pembinaan maupun menggelar kejuaraan. Nantinya dari berbagai kejuaraan juga akan kembali disaring atlet terbaik dari kabupaten/kota untuk naik ke tingkat provinsi.
"Saat ini masih belum ada planning (event). Tapi mungkin Kejurda junior nanti. Jadi masih tunggu Kalender PB dulu karena harus mengacu ke sana," ujarnya.
(Cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/para-atlet-wushu-sumut-bersama-pengurus-wi-sumut.jpg)