Akhyar Tindak Lanjuti Permintaan Pengurusan Sertifikat Wakaf Masjid Jamik YIMS

YIMS meminta bantuan Pemkot Medan untuk menguruskan sertifikat wakaf Masjid Jamik Kebun Bunga

Akhyar Tindak Lanjuti Permintaan Pengurusan Sertifikat Wakaf Masjid Jamik YIMS
DOK. Humas Pemkot Medan
Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution menerima Pengurus Yayasan India Muslim Selatan (YIMS) Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menerima Pengurus Yayasan India Muslim Selatan (YIMS) Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (8/1/2020).

Kedatangan tersebut guna meminta bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk menguruskan sertifikat wakaf atas Masjid Jamik Kebun Bunga Medan yang sudah berdiri sejak 1887.

Kepada Plt Wali Kota didampingi Kabag Agama Adlan dan Lilik dari Kesbangpolinmas, Ketua YIMS Mohammad Siddik Saleh menjelaskan, permintaan bantuan diajukan karena Pemkot Medan pernah menjanjikan untuk membantu pengurusan sertifikat wakaf.

"Sampai saat ini, sertifikat wakaf tersebut belum kami miliki. Kami berharap agar Pemkot Medan dapat membantu pengurusannya, sehingga jelas statusnya milik YIMS," katanya seperti keterangan tertulisnya.

Lebih jauh Siddik menjelaskan, mereka merupakan generasi ketiga dari YIMS yang mengelola dan mengurus Masjid Jamik. Rencananya, pengelolaan akan diserahkan kepada generasi ke empat YIMS.

"Jadi kami berharap saat pengelolaan pada generasi ke empat, Masjid Jamik sudah memiliki sertifikat wakaf," ungkapnya kepada Akhyar.

Selain itu, tambahnya, YIMS tengah mengajukan agar Masjid Jamik masuk sebagai warisan Kota Medan.

Sebab, berdasarkan catatan sejarah, Masjid Jamik merupakan masjid tertua keempat di Kota Medan setelah Masji Al Osmani di Medan Labuhan, Masjid Raya Al Mashun Jalan SM. Raja, dan Masjid Badiuzzaman Surbakti di Medan Sunggal.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Siddik menyerahkan surat data kepemilikan Masjid Jamik kepada Akhyar.

Setelah membaca dan meneliti sejenak, Akhyar pun langsung menginstruksikan kepada Kabag Agama untuk menindaklanjuti pengurusan sertifikat wakaf tersebut.

"Pelajari dahulu surat ini, jika memenuhi persyaratan untuk kami bantu, segera tindak lanjuti dengan membuat surat rekomendasi kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) guna menerbitkan sertifikat wakaf Masjid Jamik tersebut," jelasnya.

 (Penulis: Inang / Editor: Mikhael) 

Penulis: penulis.kilaskgmedia
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved