Pemprov Sumut Tak Mampu Gelar Festival Danau Toba, Togu Simorangkir Bandingkan dengan Festival Babi

Ia pun menyoroti alasan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Ria Telaumbanua meniadakan festival tahunan tersebut

Pemprov Sumut Tak Mampu Gelar Festival Danau Toba, Togu Simorangkir Bandingkan dengan Festival Babi

TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara memastikan Festival Danau Toba (FDT) tahun ini ditiadakan.

Selain itu, Disbudpar mengubah jadwal event budaya, pariwisata dan olahraga terbesar di kawasan Danau Toba tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Ria Telaumbanua, mengatakan, pihaknya berkaca pada perhelatan FDT 2019 yang ternyata gagal mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara.

Menurut dia, FDT lebih tepat digelar bulan Juni, tepat momen libur anak sekolah.

Karena itulah, Disbudpar tidak bisa melaksanakan FDT tahun ini karena waktu untuk persiapan acara terlalu singkat.

"Karena pelaksanaannya diubah menjadi pada bulan Juni, kan persiapannya jadi sempit jika dihitung dari sekarang.

Itu sebabnya Festival Danau Toba kembali akan digelar pada tahun 2021, tahun ini ditiadakan," terang Ria Telaumbanua, seusai mengikuti rapat kerja dengan Komisi E DPRD Sumut, Kamis (9/1/2020).

Perubahan jadwal pelaksanaan FDT ini, kata dia, sudah melalui pembahasan dengan Badan Pengelola Otorita Danau Toba.

Anggota Sanggar Angel Elkanean punya tarian klasik membisikkan keindahan Danau Toba
Anggota Sanggar Angel Elkanean punya tarian klasik membisikkan keindahan Danau Toba (Istimewa)

Ria Telaumbanua meyakini adanya pengembangan objek-objek wisata di kawasan Danau Toba, ditambah pembangunan infrastruktur yang kian baik, akan menambah lonjakan pengunjung.

Halaman
1234
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved