NEWS VIDEO

Terpeleset dari Sampan Saat Melaut, Junai Manurung Ditemukan Tewas Tersangkut di Jaring Nelayan

Junai Manurung (24) hanyut di perairan Asahan. Ia ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa di jaring milik nelayan.

Terpeleset dari Sampan Saat Melaut, Junai Manurung Ditemukan Tewas Tersangkut di Jaring Nelayan

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang nelayan bernama Junai Manurung (24) warga Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan yang hanyut di perairan Asahan, ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Junai Manurung hanyut setelah terpeleset dari atas sampan yang ia tumpangi pada Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Petugas Basarnas Tanjungbalai Asahan, Romy Esra mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan nelayan tersangkut di jaring ikan.

Lokasi penemuan jasad Junai berada di sekitar Lampu Putih atau berjarak 3 kilometer dari Dermaga Panton Bagan Asahan.

"Korban ditemukan tadi sekitar pukul 14.40 WIB siang, tersangkut di jaring milik nelayan. Setelah dapat info itu, tim gabungan yang tengah melakukan pencarian langsung menuju lokasi," kata Romi usai mengevakuasi jasad korban, Jumat.

Selanjutnya jasad korban dievakuasi ke atas kapal milik nelayan dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk dibawa menuju daratan.

Kedatangan tim gabungan yang membawa jasad korban disambut tangisan oleh sejumlah keluarga maupun kerabat di Dermaga Panton Bagan, Asahan.

Dijelaskan Romi, korban pergi ke laut bersama rekannya menggunakan sampan.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved