Demi Bangun Kampung Halaman, Alumni Teknik Pertambangan ITB Memilih Jadi Kepala Desa di Samosir

Kepala desa yang dilantik merupakan hasil pelaksanaan Pilkades serentak di kabupaten Samosir, gelombang kedua pada 31 Oktober 2019 lalu.

Demi Bangun Kampung Halaman, Alumni Teknik Pertambangan ITB Memilih Jadi Kepala Desa di Samosir
Faceboook / Raja Simarmata
Raja Simarmata dan Stella Florensia Hutajulu 

Dia memilih meneruskan usaha tenun keluarga dan belakangan mencalonkan kepala desa dan dipilih masyarakat.

Salah seorang yang menggapnya aneh adalah Crimson Harry Sitanggang. Ia pun menuliskan kebingunangnya di akun facebooknya.

"Adik saya ini memang aneh. Banyak orang yang bingung melihat jalan hidupnya. 

Bagaimana tidak, ia lulus dari Teknik Pertambangan ITB dan sempat bekerja di perusahaan Konsultan pertambangan, tapi malah meninggalkan pekerjaan itu dan pulang kampung ke Samosir untuk mengembangkan usaha keluarga di desanya yaitu Tenun Ulos di desa Lumban Suhi Toruan.

Di saat usahanya terus berkembang hingga ke beberapa kota, bahkan presiden dan ibu negara sudah mampir di galeri ulos mereka dalam kunjungan ke Samosir, eh.. dia malah mau mencalonkan diri menjadi kepala desa Lumban Suhi Toruan.

Semua heran, apa sih yang mau dicari? Gaji kepala desa juga gak seberapa, trus kenapa gak fokus aja ngembangin bisnis?

“Terpanggil, dan sudah menjadi kewajiban untuk membangun desa!” Itulah jawaban yang keluar darinya..
Selamat berjuang Adinda!

Hanya satu pesan yang kutitipkan padanya:

“Apa pun hasilnya nanti, menang ataupun kalah, percayalah proses yang telah kau lewati melalui pilihanmu yang tulus ini, pasti akan membawa banyak kebaikan bagi dirimu dan orang di sekelilingmu," tulis Crimson.

Video Kepala Desa Termuda di Samosir

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved