News Video

Viral, Rekaman CCTV Mobil Jamaluddin Sebelum Korban Ditemukan Tewas di Kutalimbaru

Beredar rekaman CCTV memperlihatkan mobil yang diduga membawa mayat Hakim PN Medan melintas di berbagai sudut jalan di Kota Medan.

"Termasuk masyarakat yang memberikan informasi kepada kami," sambungnya.

Zuraida Hanum istri hakim Jamaluddin menangis saat jasad suaminya tiba rumah mertuanya di Desa Suak Bilie, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.
Zuraida Hanum istri hakim Jamaluddin menangis saat jasad suaminya tiba rumah mertuanya di Desa Suak Bilie, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. (Serambi/Rizwan)

Martuani menjelaskan dengan tegas, bahwa pembunuhan Hakim Jamaluddin sebagai pembunuhan berencana.

Hal itu dikuatkan dengan bukti yang ditemukan oleh penyidik adanya dugaan masalah rumah tangga sehingga terjadi kasus ini.

"Masalah yang dihadapi penyidik adalah, masalah dukungan alat bukti," ujarnya.

"Karena para pelaku menggunakan alat-alat komunikasi yang tidak biasa," tambahnya.

Istri korban pembunuhan yang menjadi tersangka dan juga otak pelaku Zuraida Hanum saat memaparkan kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/1/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Istri korban pembunuhan yang menjadi tersangka dan juga otak pelaku Zuraida Hanum saat memaparkan kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/1/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Lanjut Martuani, pelaku utama dalam pembunuhan ini berinisial Zuraida Hanum yang tak lain adalah istri korban dibantu JP dan RF.

Adapun beberapa barang bukti yang diamankan, di antaranya satu unit mobil Jamaluddin, satu unit sepeda motor, sapatu korban, baju, dan bed cover.

Martuani menilai pembunuhan yang didalangi istri korban cukup bagus.

"Tanpa alat bukti, tanpa kekerasan, korban dibunuh dengan di bekap, sehingga kehabisan napas," pungkas Martuani.

Kejadian bermula pada tahun 2011 korban menikah dengan pelaku Zuraida Hanum (ZH) dan dari pernikahan mereka telah dukarunai seorang anak perempuan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved