Kades Sei Buluh Digerebek

Detik-detik Penggerebekan Kades Sei Buluh, Wanita Pakai Handuk saat Kedapatan Berdua di Dalam Kamar

Kepala Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai, berinisail SU digrebek di dalam kamar hotel sedang berduaan dengan seorang wanita

Detik-detik Penggerebekan Kades Sei Buluh, Wanita Pakai Handuk saat Kedapatan Berdua di Dalam Kamar

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai, berinisail SU digrebek di dalam kamar hotel sedang berduaan dengan seorang wanita.

SU kedapatan sedang bersama DF.

Video beredar di grup WhatsApp jurnalis.

Terlihat DF mengenakan handuk biru dan meronta-ronta saat sekelompok orang menangkap keduanya.

DF langsung masuk kamar mandi sementara SU dibawa keluar kamar.

Informasi yang diperoleh www.tribun-medan.com penggerebekan dilakukan suami DF.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/1/2020) siang.

Dilaporkan ke polisi

Polresta Deliserdang memulangkan Kades Sei Buluh Subandi dan DF yang digerebek di sebuah kamar hotel dan diduga melakukan perzinahan. 

Keduanya diperiksa polisi lantaran adanya laporan dari Ngapino suami sah DF usai penggerebekan Sabtu (11/1/2020).

"Walaupun dipulangkan, tapi kasusnya tetap lanjut. Untuk menetapkan tersangka kan harus gelar perkara dulu kita. Kalau misalnya nanti ditetapkan tersangka ya dipanggil lagilah keduanya," kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung, Minggu, (12/1/2020).

Menurut Marpaung, untuk sementara pasal yang akan digunakan untuk menjerat keduanya adalah pasal 284 tentang perzinahan.

Karena ancaman hukuman pasal ini hanya 9 bulan maka tidak dapat dilakukan penahanan.

Alasan itulah yang membuat mengapa kemudian keduanya pun dipulangkan.

"Ya, memang ke situ (pasal 284) tapi memang enggak bisa ditahan. Memang suaminya yang menggerebek karena keduanya saat itu sedang berduaan di hotel. Dipulangkan tadi, intinya kasusnya tetap lanjutlah," kata Rafles.

Ngapino, suami DF, meminta polisi dapat terus melanjutkan proses hukum.

Ia juga berencana menggugat cerai perempuan yang telah memberikannya tiga anak itu.

"Saya minta proses hukum tetap berjalan. Saya pun besok mau gugat dia ke pengadilan," kata Ngapino.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved