Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

13 Kepling Bantu Jaga Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Terlihat juga sesekali Kenny, putri korban, menoleh keluar. Menurut salah satu warga, anggota keluarga hakim Jamaluddin sudah berdatangan.

13 Kepling Bantu Jaga Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Tribun Medan/Maurits Pardosi
Para kepling sekitar Kelurahan Gedung Johor bersiap amankan situasi sebelum dan selama rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Jamaluddin berlangsung pada Senin (13/1/2020). 

MEDAN-TRIBUN.com - Sejumlah kepala lingkungan ikut mengamankan rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Senin (13/1/2020).

Wahidin Surya (44), Kepling Johor I menyampaikan bahwa kepling yang dikerahkan sebanyak 13 kepling.

"Sebagai kepling, kita datang kemari untuk pengamanan. Kita tahu bisa saja rekonstruksi ini terganggu kalau ada yang mau hutu hara, kan" ungkap Wahidin Surya.

Budi (50), Kepling Lingkungan V juga menyampaikan kehadiran mereka membantu aparat yang sedang bertugas dalam pengamanan.

Ibu-ibu Komplek Ramaikan Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

"Kami tetap berjaga-jaga atas kondisi yang bakal tetjadi pas rekonstruksi terjadi. Kita tidak tahu kan, maka kita antisipasi," ujar Budi.

Terlihat juga sesekali Kenny, putri korban, menoleh keluar. Menurut salah satu warga, anggota keluarga hakim Jamaluddin sudah berdatangan.

Kun Pranoto (52), kepling Gedung Johor menyampaikan bahwa dia sudah tiba di rumah Jamaluddin sejak pukul 09.00.

"Kami sudah tiba di sini sejak pukul 09.00, Ini semua atas anjuran kelurahan dalam pengamanan selama rekonstruksi berlangsung," ujar Kun Pranoto.

Kun Pranoto juga menyampaikan bahwa dia diminta keluarga untuk menyuruh masuk anggota keluarga dan menolak warga lain masuk ke dalam rumah. Hal ini dilakukan demi keamanan sebelum rekonstruksi berlangsung.

"Kami juga diminta keluarga menyuruh masuk kalau anggota keluarga, kalau yang lainnya nantilah kami lihat pas rekonstruksinya. Karna masih belum rekonstruksi kan," tambah Kun Pranoto. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved