NEWS VIDEO

Dapat Kabar Rekonstruksi Batal, Ratusan Warga Pulang Sambil Bersungut-sungut

Ratusan warga yang ingin menyaksikan rekonstruksi kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin akhirnya pulang sambil bersungut-sungut.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan warga yang ingin menyaksikan rekonstruksi kasus pembunuhan Hakim Jamaluddin di rumahnya Perumahan Royal Monaco, Medan, akhirnya pulang sambil bersungut-sungut, pada Senin (13/1/2020) petang.

Pasalnya, warga kecewa usai mendengar kabar bahwa rekonstruksi tahap eksekusi pembunuhan hakim PN Medan tersebut, batal digelar hari ini.

Padahal, warga telah berada di lokasi ,rumah korban sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.

Bukan dari Medan Johor saja, warga dari kecamatan lain juga berdatangan dari pelbagai daerah seperti Marelan.

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian menyebutkan bahwa fokus rekontruksi hari ini hanya di tahapan perencanaan untuk menghabisi nyawa Hakim Jamaluddin.

Perencanaan dilakukan di 5 lokasi, di antaranya Cafe Every Day Jalan Gagak Hitam, Cafe Coffee Town di Jalan Ngumban Surbakti, perumahan Mercy, dan Pasar Melati.

Amatan Tribun-Medan.com, puncak kepadatan warga untuk menyaksikan rekonstruksi pembunuhan berkisar pukul 16.40 WIB.

Ratusan warga menumpuk di sekeliling rumah korban. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua hadir dengan antusias.

Bahkan, tak sedikit warga sampai mengintip teras rumah korban, di mana keluarga korban Jamaluddin berada di dalam rumah.

Sekitar pukul 17.45, mulai beredar kabar bahwa rekonstruksi batal digelar di kediaman korban.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved