FTI Sumut Berharap Bisa Ikut PON 2024 di Papua

Federasi Triathlon Indonesia (FTI) adalah bagian dari satu organisasi olahraga yang akan bernaung di KONI Sumut.

FTI Sumut Berharap Bisa Ikut PON 2024 di Papua
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Sumatera Utara, Kolonel (Inf) Azhar Muliyadi (tengah) dan jajaran saat beraudiensi dengan Ketum KONI Sumut John Ismadi Lubis (dua, kanan) dan jajaran Senin (13/1/2020). 

FTI Sumut Berharap Bisa Ikut PON 2024 di Papua

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Federasi Triathlon Indonesia (FTI) adalah bagian dari satu organisasi olahraga yang akan bernaung di KONI Sumut.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Pengprov Federasi FTI Sumatera Utara, Kolonel (Inf) Azhar Muliyadi saat mendatangi Kantor KONI Sumut yang berada di Jalan William Iskandar, Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan, FTI sendiri terdiri dari olahraga sepeda, renang dan lari. "Kita sudah memiliki beberapa atlet yang dibina dan sudah beberapa kali menjuarai di kegiatan olahraga," kata Muliyadi.

Ia mengaku FTI sudah dua kali ke KONI Sumut dan mudah-mudahan pada Februari 2020 FTI bisa masuk dan menjadi bagian dari KONI Sumut.

"Kita juga akan libatkan dari TNI dan Polri serta masyarakat yang memang sudah terbina untuk penyelenggaraannya," ujarnya.

Ia berharap FTI bisa turut serta dalam ajang PON 2024 di Papua.

"Tiga olahraga ini memang urutannya dimulai dari sepeda, renang dan kemudian lari, ini tergantung daerah dan perkembangannya. Biasa orang renang dulu, kemudian sepeda dan lari terakhir. Itu tergantung dari lokasi lomba itu sendiri," katanya seraya menyatakan tidak harus dimulai dari sepeda.

Sampai saat ini, akunya, Pengcab FTI baru ada empat namun untuk Februari 2020 target sudah punya 10 Pengcab.

Ia mengaku kedatangannya ke KONI Sumut untuk membahas perkembangan kepengurusan agar bisa bergabung dan menjadi anggota di KONI Sumut.

"Saat ini pengcab sudah ada di Tapanuli Tengah. Nanti di Medan juga akan buka. Kemudian di daerah Tobasa, Deliserdang, sama Sergai. Khususnya di daerah yang ada danau atau perairan, kita harapkan minimal bisa 10 pengcab supaya berjalan lancar sesuai dengan ketentuan dari KONI," ujarnya.

Saat ini, pihaknya akan mempersiapkan semua yang dibutuhkan agar bisa masuk ke Koni Sumut dan bisa mengikuti PON di Papua pada 2024.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved