Jadi Terdakwa karena Tagih Utang Istri Kombes di Media Sosial, Febi Nur Amelia Ajukan Eksepsi

Febi Nur Amelia, yang menjadi terdakwa kasus UU ITE karena menagih utang istri polisi berpangkat Kombes melalui media sosial, mengajukan eksepsi

Jadi Terdakwa karena Tagih Utang Istri Kombes di Media Sosial, Febi Nur Amelia Ajukan Eksepsi
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Febi Nur Amelia, terdakwa kasus ITE karena menagih utang istri polisi berpangkat Kombes melalui media sosial, mengajukan eksepsi di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/1/2020). 

Jadi Terdakwa karena Tagih Utang Istri Kombes di Media Sosial, Febi Nur Amelia Ajukan Eksepsi

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Febi Nur Amelia (29), yang menjadi terdakwa perkara UU ITE karena menagih utang istri polisi berpangkat Kombes melalui media sosial, mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU Randi Tambunan, di ruang Cakra V Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/1/2020).

 Febi Nur Amelia yang hadir sejak pukul 09.15 WIB pagi, harus menunggu selama lima jam untuk mengikuti sidang yang baru dimulai pukul 14.30 WIB.

Febi terlihat cemas. Sesekali ia terlihat menarik nafas panjang sambil menunggu penasihat hukum membacakan eksepsinya.

Dalam eksepsinya, Febi menyatakan JPU keliru dalam menulis isi surat dakwaan. Ia menilai surat dakwaan tersebut tidak jelas atau kabur.

"JPU dinyatakan keliru, sebab JPU tidak mengaitkan pasal 27 ayat 23 UU No.19 tahun 2016 atas perubahan UU No 11 Tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan Pasal 310 dan 311 KUHP," ujarnya.

Penasihat hukum pun memohon kepada majelis agar membebaskan terdakwa Febi Nur Amelia karena ia tidak bersalah demi hukum.

Di sidang sebelumnya, JPU mendakwa Febi dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UURI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

"Perbuatan terdakwa (Febi Nur Amelia) sebagaimana diatur dan diancam Pidana melanggar pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UURI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UURI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronika," ucap JPU, Sri Lastuti, Selasa (7/1/2020).

Dalam dakwaan, kasus ini bermula pada Selasa tanggal 19 Februari 2019 sekira pukul 21.00 WIB saat saksi Fitriani Manurung berada di rumah.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved