Jadi Terdakwa karena Tagih Utang Istri Kombes di Media Sosial, Febi Nur Amelia Ajukan Eksepsi

Febi Nur Amelia, yang menjadi terdakwa kasus UU ITE karena menagih utang istri polisi berpangkat Kombes melalui media sosial, mengajukan eksepsi

Jadi Terdakwa karena Tagih Utang Istri Kombes di Media Sosial, Febi Nur Amelia Ajukan Eksepsi
TRIBUN MEDAN / ALIF ALQADRI HARAHAP
Febi Nur Amelia, terdakwa kasus ITE karena menagih utang istri polisi berpangkat Kombes melalui media sosial, mengajukan eksepsi di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/1/2020). 

Setelah itu Haryati, adik kandung Fitriani Manurung, menyampaikan informasi adanya postingan dari media sosial melalui akun Instagram atas nama atau username feby25052.

JPU menerangkan, bahwa yang membuat postingan melalui media sosial akun Instagram adalah terdakwa Febi Nur Amelia.

Disebutkan JPU, postingan tersebut telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Fitriani Manurung.

Adapun postingan itu bertuliskan:

"SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUN-TAHUN @FITRI_BAKHTIAR . AKU SIH Y ORANGNYA GK RIBET KLO LAH MMNG PUNYA HUTANG INI ORANG SUSAH BGT PASTINYA AKU IKHLASKAN TAPI BERHUBUNG BELIAU INI KAYA RAYA JADI HARUS DIMINTA DONK BERDOSA JUGA KLO HUTANG GK DIBAYAR KAN @FITRI_BAKHTIAR. Nah ini Yg punya Hutang 70 Juta Ini foto diambil sewaktu Dibandarjakarta Horor klo ingat yg beginian Mati nanti bakal ditanya lho soal hutang piutang."

Tujuan dari terdakwa membuat postingan di Instastory itu, untuk menagih utang kepada Fitriani Manurung yang belum dibayar sejak 12 Desember 2016.

Sebelumnya, pada Desember 2016 Fitriani Manurung meminjam uang sekitar Rp 70 juta kepada terdakwa Febi.

"Kemudian pada sekira tahun 2017, terdakwa Febi Nur Amelia mencoba untuk menagih uang yang telah dipinjam oleh saksi Fitriani Manurung. Tetapi, pada saat itu saksi Fitriani Manurung memberikan beberapa alasan belum bisa membayar uang tersebut," tutur JPU.

Tidak lama kemudian, Fitriani Manurung langsung memblokir akun WhatsApp milik terdakwa, dengan maksud agar tidak dapat dihubungi untuk menagih uang tersebut.

Pada tahun 2019, terdakwa Febi mencoba mengirimkan pesan melalui akun Instragram secara pribadi, akan tetapi Fitriani Manurung mengaku tidak mengenal terdakwa Febi dan tidak merasa mempunyai utang terhadap terdakwa.

Saat itu juga Fitriani Manurung memblokir Akun Instagram milik pribadi terdakwa.

"Sehingga terdakwa Febi Nur Amelia merasa kecewa dan membuat postingan tersebut agar saksi Fitriani Manurung melihat dan sadar untuk membayar utang kepada terdakwa Febi Nur Amelia," pungkas JPU.

(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved