Mandi-mandi di Sungai Silau Beting Kisaran, Satu Remaja Hilang Tenggelam

Seorang remaja hanyut di Sungai Silau Beting saat tengah mandi-mandi dengan sejumlah temannya pada Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Mandi-mandi di Sungai Silau Beting Kisaran, Satu Remaja Hilang Tenggelam
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Sejumlah warga memadati pinggir Sungai Silau Beting, Kisaran setelah mendapat informasi adanya seorang remaja bernama Zul Fahri Abdillah (16) hanyut tenggelam di sungai tersebut pada Selasa (14/1/2020) sore. Pencarian korban akan kembali dilakukan besok Rabu (15/1/2020). 

Mandi-mandi di Sungai Silau Beting Kisaran, Satu Remaja Hilang Tenggelam

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang remaja berusia 16 tahun, Zul Fahri Abdillah, warga Jalan Wahidin Gang Kancil, Kisaran, Kabupaten Asahan hanyut di Sungai Silau Beting saat tengah mandi-mandi dengan sejumlah temannya pada Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut seorang saksi mata, Irfan Effendi Hasibuan (32), ia mengetahui adanya orang hanyut saat sedang mencuci sepeda motor di tepi sungai. Tak lama kemudian ia mendengar teriakan minta tolong dari kerumunan remaja yang tengah memancing dan mandi di dalam sungai.

"Aku lagi cuci kereta (motor). Kulihat ada remaja ramai-ramai, sebagian mandi, sebagian lagi nggak. Tiba-tiba kudengar suara tolong, tolong," ungkap Effendi di lokasi, Selasa.

Awalnya ia tidak menggubris teriakan itu, sebab rekan-rekan korban terlihat masih berdiri di pinggir sungai. Namun, setelah diberitahu, Effendi pun berusaha menyelamatkan dua korban yang hanyut.

"Awalnya kupikir main-main. Karena kulihat kawannya masih berdiri-diri di sana. Nggak lama teriak minta tolong lagi. Saya kejar, alhamdulillah satu dapat ditarik ke pinggir," ucapnya.

Sementara upaya Effendi untuk menyelamatkan Zul Fahri gagal, setelah uluran tangannya tak mampu digapai korban. Zul Fahri lalu hilang dan tak lagi muncul ke permukaan air.

"Satu lagi pas mau kukejar, hilang tenggelam," sebut Effendi.

Adapun korban yang sempat terselamatkan adalah Insani Manurung (16) warga Jalan Hamka, Kisaran. Kini Insani telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H H Abdul Manan Simatupang, Kisaran untuk mendapat perawatan.

Sementara petugas BPBD Asahan yang sempat turun ke lokasi gagal menemukan korban. Pencarian akan kembali dilakulan pada Rabu (15/1/2020) besok pagi.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved