Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek

Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek

Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek. Napi pembunuhan Edo Purnama saat ditanyai Kapolres Palangkaraya, Kombes Pol Dwi T Jaldri. 

Nyali Edo Purnama (26), terpidana pembunuhan yang telah di vonis 12 tahun penjara, terbilang nekat.

Edo Purnama yang kini mendekam di lembaga pemasyarakatan Kelas II A Palangkaraya menipu 70 orang dan mendapatkan keuntungan hingga Rp 500 juta dalam waktu enam bulan.

Jajaran kepolisian Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menangkap karena diduga melakukan penipuan.

Aksi penipuan yang dilakukan oleh Edo terungkap ketika, ada dua orang korban yang melaporkan tindakan penipuan yang dilakukan oleh Edo kepada pihak kepolisian Polresta Palangkaraya.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas menciduk Narapidana tersebut di Lapas Palangkaraya.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi T Jaladri, saat ekspos kasus tersebut, Senin (13/1/2020) di Mapolresta Palangkaraya, mengatakan, pihaknya menciduk pelaku saat ada dua korban melaporkan kasus tersebut.

Kedua korban tersebut yakni Gian Raihayu (22) warga Palangkaraya dan Sonnya Amelia Ayu (22).

"Kedua korban yakni Gian dirugikan akibat penipuan oleh tersangka sebesar Rp 65 Juta. Sedangkan, Sonya Amelia dirugikan Rp1,3 Juta,"ungkap Kapolresta Palangkaraya ini.

Para korban tersangka ini bahkan ada yang merupakan TKI yang ada di luar negeri menyetor ke rekening bank pinjaman dari temannya.

"Ya, dia melakukan aksi penipuan tersebut di dalam Lapas Kelas II Palangkaraya, menggunakan instagram yang dihecker milik anggota TNI.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved