Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek

Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek

Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Napi Pembunuhan Mengaku Anggota Yonif 126 Kala Cakti, Poroti Rp 500 Juta dari 70 Korban Cewek. Napi pembunuhan Edo Purnama saat ditanyai Kapolres Palangkaraya, Kombes Pol Dwi T Jaldri. 

Edo mengaku menjalankan penipuan dibantu oleh petugas Lapas kelas II A Palangkaraya.

"Ya, saya melakukan penipuan itu dibantu petugas Lapas dan rekan sesama tahanan terutama dalam pengnupulan uang melalui rekening bank yang jumlahnya ada sembilan nomor rekening dari beberapa bank," ujarnya.

Edo juga mengaku, dalam melakuka penipuan tersebut dia memakai akun Instagram anggota TNI dan seorang ASN sehingga dia bisa merayu sejumlah korbannya yang semuanya adalah wanita untuk meminjami uang kepadanya.

Janjikan Nikahi Korban

Lalu bagaimana Edo hingga bisa menundukkan sebanyak 70 orang wanita yang menjadi korban penipuannya tersebut.

Ternyata, Edo bisa memperdaya korbannya dengan menjanjikan akan menikahi mereka.

"Saya menjanjikan kepada mereka (korban) akan menikahi mereka, sehingga mereka menuruti kemauan saya," ujarnya.

Menurut dia, dalam melancarkan aksinya tersebut tersangka menggunakan 5 (lima) Rekening Bank BRI dan 4 (emput) Rekenıng Bank BCA yang dipinjam oleh pelaku dari Narapidana lain yaitu DD dan Abi.

"Tersangka menggunakan 9 (sembilan) rekening tersebut untuk menerima uang yang dikirimkan oleh para korban," ujarnya.

Selanjutnya keseluruhan uang yang diterima oleh pelaku dari korban tersebut dikirimkan kembali ke Rekening BRI atas nama NA (Pegawai di Lapas Kas Il A Palangkaraya).

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved