NTU Academy Bagi-bagi Rahasia Bisnis di Workshop Mini MBA

Sebanyak 30 peserta perwakilan dari berbagai perusahaan mengikuti workshop Mini MBA yang diadakan oleh Nasional Tetap Unggulan (NTU) Academy

NTU Academy Bagi-bagi Rahasia Bisnis di Workshop Mini MBA
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Kegiatan workshop Mini MBA yang diikuti oleh 30 Peserta di NTU Academy, yang digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 3‑A, Medan, Sabtu (11/1/2020). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Sebanyak 30 peserta perwakilan dari berbagai perusahaan mengikuti workshop Mini MBA yang diadakan oleh Nasional Tetap Unggulan (NTU) Academy di Grand Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 3‑A, Medan, Sabtu (11/1/2020).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 9‑11 Januari 2020 ini menghadirkan Daniel Saputro selaku trainer dan konsultan berbagai perusahaan nasional dari Jakarta sebagai pembicara.

Direktur Utama NTU Academy, Laksamana Adiyaksa menuturkan bahwa Mini MBA ini dihadirkan sebagai solusi para pengusaha yang ingin mencari ilmu bisnis, namun terkendala untuk belajar di jenjang pendidikan formal.

“Kita melihat di Medan begitu banyaknya pengusaha secara otodidak yang berdasarkan pengalaman tanpa melalui suatu proses pendidikan yang benar. Sehingga yang seperti ini kadang akan haus terhadap pendidikan dan ingin tahu lebih banyak, tapi persoalannya orang ini tidak mungkin lagi masuk dalam pendidikan formal. Jadi di sini kita ingin bantu agar mereka mendapat pendidikan yang lebih baik,” tutur Laksamana.

Laksamana mengungkapkan bahwa materi yang diberikan selama tiga hari di Mini MBA merupakan jawaban dari kebutuhan dalam berbisnis. Mini MBA mengajarkan secara cepat bagaimana belajar mengenai keuangan, bisnis dan manajemen yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Program MBA dalam pendidikan formal biasanya ditempuh dalam waktu 1,5 sampai dua tahun. Namun di Mini MBA NTU Academy, peserta belajar mengenai dunia bisnis selama tiga hari dengan mempelajari intisari dari bisnis.

Trainer Daniel Saputro menuturkan bahwa Mini MBA ini sangat laris di Jakarta karena di workshop ini mengajarkan rangkuman penting mengenai keuangan dan bisnis. Di Mini MBA ini, peserta juga diajarkan mengenai filosofi dasar dalam berbisnis.

Ia mengutip mengenai hukum Pareto bahwa setiap usaha hanya 20‑30 persen yang penting dan hal yang paling penting tersebut adalah filosofi dasar.

“Selama tiga hari mereka belajar filosofi dasar. Satu, apa kunci sukses organisasi. Jika tidak tahu ya mutar‑mutar saja. Kedua, mereka juga belajar cepat membaca laporan keuangan, karena laporan keuangan adalah darahnya perusahaan. Ketiga, mereka juga belajar mengenai marketing, karena keuangan berasal dari kepuasan customer. Keempat, mereka belajar mengenai operasional. Kelima, mereka belajar mengenai people, HRD dan leadership,” tutur Daniel.

Daniel juga berharap bahwa setelah mengikuti workshop ini peserta bisa memiliki sistem agar dapat bertahan lama dan dapat berlanjut ke generasi selanjutnya.

Seorang insinyur di Panin Sekuritas, Denis, mengungkapkan bahwa selama tiga hari belajar di Mini MBA ini sangat menyenangkan dan ia dapat belajar mengenai praktik secara langsung mengenai bisnis ataupun keuangan.

“Karena sebelumnya saya udah pernah yang di Jakarta, terus di Medan. Di sini saya belajar mengenai practical dan intisari bisnis. Disini saya ingin belajar hal yang bisa dipraktikan langsung ke bisnis besar atau
kecil juga kehidupan pribadi juga. Basic saya engineering bukan finance, jadi saya ingin belajar untuk bisa diaplikasikan,” ujar Denis. (cr13)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved