Anak Buah Edarkan Sabu, Kapolda Sumut: Sanksi Kapolsek Payung, Dipecat Lalu Dipidana

Kapolda Sumut Irjen pol Martuani Sormin Siregar tidak pandang bulu terkait peredaran narkotika di wilayah hukum yang dipimpinnya

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kapolda Sumut Irjen pol Martuani Sormin Siregar usai melaksanakan perayaan Natal, Rabu (25/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolda Sumut Irjen pol Martuani Sormin Siregar tidak pandang bulu terkait peredaran narkotika di wilayah hukum yang dipimpinnya.

Terkait narkotika dan dugaan oknum polisi yang edarkan narkotika, Kapolda Sumut Irjen pol Martuani Sormin menegaskan bahwa pihaknya pasti akan memproses secara hukum.

"Untuk setiap peredaran narkoba apakah itu anggota saya maupun masyarakat, kami mempunyai kebijakan tidak ada toleransi," ujarnya saat memberikan keterangan usai laksanakan Apel Siaga Bencana di Mapolda Sumut, Rabu (15/1/2020).

Apabila terlibat dalam peredaran, lanjut Kapolda, maka akan terapkan proses pidana.

"Kami akan terapkan pidana, termaksud dengan anggota saya, oknum polisi, Kapolsek Payung," jelasnya.

Masih dikatakan Irjen pol Martuani Sormin, hingga kini oknum polisi tersebut masih menjalani proses hukum.

"Sekarang yang bersangkutan kami tahan di rutan Polda Sumut untuk diproses pidana. Kami akan teruskan ke peradilan hukum. Untuk sanksinya ya, pecat setelah itu pidana," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Iptu Iptu Samson Susaei Sembiring (SS) yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Payung jajaran Polres Tanah Karo, dinonaktifkan dari jabatannya.

Pasalnya, Iptu SS diduga terlibat dalam peredaran narkoba setelah dilakukan pengembangan kasus edaran narkotika.

Kapolres Tanahkaro, AKBP Benny R Hutajulu mengatakan, membenarkan oknum Kapolsek di jajarannya diamankan karena dugaan edarkan narkoba.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved