Berikut 7 Fakta Tentang Gadis Aceh Syafridawati Diduga Dijual ke Malaysia, Dijanjikan Gaji Rp 3 Juta

Berikut 7 fakta tentang gadis Aceh Syafridawati yang diduga menjadi korban perdagangan manusia di Malaysia.

Berikut 7 Fakta Tentang Gadis Aceh Syafridawati Diduga Dijual ke Malaysia, Dijanjikan Gaji Rp 3 Juta
Serambi Indonesia
Syafridawati, warga Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara dikabarkan menghilang di Malaysia. 

Setibanya di Malaysia, Syafridawati sempat memberi kabar bahwa dia sudah sampai.

Setelah itu lama anaknya itu tak pernah menghubungi keluarganya di kampung.

2. Terakhir berkomuniksi tahun 2016, korban menangis minta pulang tapi tak punya uang

Syafridawati pernah berkomunikasi dengan keluarga terkahir kali pada tahun 2016, sebelum dinyatakan hilang.

“Na ditalipun thon 2016 sige, lheuh nyan thon 2017 sige. Watee ditalipun dikliek, dipeugah keuneuk woe tapi hana peng, nyan keuh nyan sagai lheuh nyan hana tom lee," kata Nurdin lagi.

Artinya, pernah dia telepon tahun 2016 sekali, kemudian 2017 sekali. Dia nangis, katanya mau pulang tapi tidak ada uang. Cuma itu dia hubungi setelahnya tak pernah lagi.

Hari berganti hingga tahun pun berganti, Syafridawati tak pernah lagi memberi kabar.

3. Sosok gadis yang santun

Nurdin juga menceritakan, bahwa Syafridawati adalah perempuan yang santun.

“Jih chit cukop get ureung. Pat diyue duek inan diduek, peu yang dipeugah dideungo dan tanggong jaweub. Dari awai loen chit hana izin jih dijak, man ka rhoh loen bi izin. (Dia baik. Anaknya penurut dan tanggung jawab. Sejak awal saya memang nggak kasih izin, tapi mau bagaimana lagi),” ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved