Pemkot Medan Dukung Kelancaran Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Pilkada 2020

Pemkot Medan siap mendukung penuh perekrutan petugas PPK dan sekretriat PPK nantinya.

Pemkot Medan Dukung Kelancaran Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Pilkada 2020
Dok. Humas Pemkot Medan
Rapat Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menggelar Rapat Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan Tahun 2020.

Acara digelar di di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/1/2019) dan bertujuan menjelaskan tupoksi PPK di 21 kecamatan serta sekretariat PPK dalam menyukseskan Pemilihan  Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspem) Setda Kota Medan Musaddad Nasution menjadi pemimpin rapat.

Melalui rapat itu, diharapkan pemilihan petugas PPK dapat berjalan lancar dan sesuai harapan.

“Pemkot Medan siap mendukung penuh perekrutan petugas PPK dan sekretriat PPK nantinya,” kata Musaddad dalam keterangan tertulis.

Di samping itu, imbuh dia, petugas PPK terpilih nantinya harus menjalankan tugas sesuai tupoksinya sehingga seluruh proses tahapan pilkada dapat berjalan lancar.

“Ada banyak hal yang akan disampaikan KPU tentunya. Pemkot Medan sebagai ujung tombak tidak ada kendala bagi pelaksanaannya, sehingga dapat mewujudkan Medan Rumah Kita," kata Musaddad.

Waktu dan ketentuan perekrutan PPK

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan, pihaknya akan melakukan perekrutan PPK mulai 15 Januari-4 Februari 2020.

Nantinya terkait perekrutan PPK akan ditempelkan di masing-masing Kantor Camat. Maka dari itu, kami meminta para Camat agar dapat menyosialisasikan kepada masyarakat luas," kata Agus.

Ia melanjutkan, petugas dan sekretariat PPK yang akan direkrut nantinya adalah baru atau hanya satu periode.

“Artinya, jika pada pemilu tahun sebelumnya telah menjadi petugas PPK, maka di pemilu ini tidak diperbolehkan lagi. Pemilihan petugas PPK juga akan dilaksanakan secara terbuka,” ujar Agus.

Pihaknya berharap melalui mekanisme itu, ke depannya ada banyak masukkan masyarakat mengenai calon PPK. Akan ada kanal tersendiri bagi masyarakat menyampaikan masukkan.

“Pemilihan petugas PPK yang hanya satu periode saja dikarenakan kami ingin mencari petugas yang betul-betul standar dan tanpa ada rekomendasi dari pihak kelurahan," kata Agus.

(Penulis: Anggara Wikan Prasetya / Editor: Mikhael)

Penulis: penulis.kilaskgmedia
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved