Sidang Kasus Suap Dzulmi Eldin

BREAKING NEWS: Hakim Nasihati Pejabat Pemko Pemberi Suap: Lebih Baik Bantu Anak Yatim

Pejabat Pemko Medan memberikan uang untuk Dzulmi Eldin karena ingin dianggap loyal dan tidak digusur dari jabatannya.

BREAKING NEWS: Hakim Nasihati Pejabat Pemko Pemberi Suap: Lebih Baik Bantu Anak Yatim
Tribun Medan/Alif Harahap
Kepala Dinas Pemko dan ajudan Wali Kota dihadirkan sebagai saksi kasus suap di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pejabat Pemko Medan yang menjadi saksi pada sidang lanjutan korupsi Kadis PU Isya Ansyari di Pengadilan Tipikor Medan, pada Kamis (16/1/2020), menyatakan mereka memberikan uang kepada Wali Kota Dzulmi Eldin karena ingin dianggap loyal.

Mendengar pengakuan itu, Hakim Ketua Abdul Aziz sempat kesal dan menasihati para kadis.

"Kalau anak yatim dibantu, itu dapat pahala, Pak. Kalau operasional dia itu (wali kota) semua dibayar negara. Bapak aja ada uang operasional kan? Seorang kepala daerah kurang uang operasionalnya? Itu kan membuat orang ketawa, Pak," ujar hakim.

"Tidak wajar seorang kepala daerah tidak memiliki dana operasional, sebab dana mereka sudah diatur oleh negara," ujarnya.

Hakim Abdul Aziz menjelaskan, bawahan tidak boleh membantu dana operasional seorang kepala daerah karena perbuatan itu masuk kategori melawan hukum.

"Bapak selaku anak buah wajar memberi, karena loyal. Nah maka itulah yang di larang undang undang, karena itu salah dimata hukum," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Medan Dishub Iswar dimintai uang 200 juta untuk keberangkatan Wali Kota Medan ke Jepang.

"Saya dimintai uang sebesar Rp200 juta oleh Samsul (staf Protokoler Pemko) untuk keberangkatan Bapak (Wali Kota Medan) ke Jepang," ujar Iswar.

Ia menyatakan memberikan dana tersebut karena takut akan dicopot dari jabatannya.

"Saya memberikan karena saya loyal. Karena kalau tidak loyal, saya takut di copot dari jabatan," ujarnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved