PSMS Medan Dipecundangi Felda United, Ini Kata Pelatih Philip Hansen

PSMS Medan harus mengakui keunggulan tim asal Malaysia, Felda United dengan skor 1-2 dalam Turnamen Internasional Edy Rahmayadi Cup

PSMS Medan Dipecundangi Felda United, Ini Kata Pelatih Philip Hansen
TRIBUN-MEDAN.com/Ilham Fazrir Harahap
PSMS Medan kalah 1-2 dari Felda United dalam Turnamen Internasional Edy Rahmayadi Cup di Stadion Teladan, Kamis (16/1/2020). 

  PSMS Medan Dipecundangi Felda United, Ini Kata Pelatih Philip Hansen

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan harus mengakui keunggulan tim asal Malaysia, Felda United dengan skor 1-2 dalam Turnamen Internasional Edy Rahmayadi Cup di Stadion Teladan, Kamis (16/1/2020) malam.

Atas kekalahan itu, PSMS gagal masuk ke babak final. Mereka akan bertemu dengan tim Penang FA pada perebutan tempat ketiga, Sabtu (18/1/2020) nanti.

Meski menelan kekalahan atas Felda United, Pelatih PSMS, Philip Hansen tidak kecewa.

Ia justru senang melihat gaya permainan anak asuhnya dalam memberikan perlawanan terhadap tim yang bermain di kasta tertinggi Liga Malaysia tersebut.

Philip Hansen mengatakan baru membentuk tim dalam waktu 10 hari. Menurut dia, progres latihan yang diberikan kepada para pemain mampu diaplikasikan sekitar 65 persen.

"Kita bukan lihat hasil menang dan kalahnya di sini. Tapi ini bagus buat kita untuk barometer kekuatan kita. Karena target bukan di sini. Saya justru senang melihat permainan anak-anak. Sudah enak dilihat permainannya padahal baru latihan 10 hari," ujarnya usai pertandingan.

Mantan Pelatih PSPS Riau ini juga menyebut banyak pelajaran dan evaluasi yang ia dapat dari kekalahan Felda tersebut. Semua lini akan ia pebaiki. Mulai dari finishing hingga stamina pemain perlahan-lahan akan ditingkatkan sebelum kompetisi Liga 2 bergulir.

"Banyak sekali pekerjaan rumah kita dari hasil ini. Soal kebobolan tadi, itu belum masuk ke pelajaran kita. Artinya semua harus dibenahi. Mulai dari stamina, finishing jadi sorotan saya buat ke depannya," ungkapnya.

"Artinya kami dapat pelajaran dari lawan bagus seperti ini. Senang sekali saya dapat lawan tim bagus seperti Felda yang mau menurunkan pemain asingnya. Kita tahu jadinya di mana letak kekurangan tim ini," tambahnya.

Sementara Pelatih Felda United, Nidzam Zamil sangat senang timnya mendapat tekanan saat awal laga.

Menurut dia, gaya permainan seperti PSMS sangat tepat untuk menguji kekuatan pemainnya. Ditambah lagi dengan atmosfer pertandingan yang dipenuhi suporter Ayam Kinantan.

"Dari awal laga saya senang kami mendapat tekanan. Permainan PSMS cukup bagus membuat kami mendapat tekanan. Kalau di Malaysia kami dapat lawan uji coba seperti ini, mutu kami akam bertambah. Adanya suporter yang gila ini juga menambah semangat pemain kami," ucapnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved